ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Daftar Cabup Banyumas Lewat PKS

Jumat, 19 Juli 2024 | 05:00 WIB
DA
R
Penulis: Dian Aprilianingrum | Editor: RZL
Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono menyerahkan formulir pendaftaran ke DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banyumas, Kamis (18/7/2024).
Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono menyerahkan formulir pendaftaran ke DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banyumas, Kamis (18/7/2024). (Beritasatu.com/Dian Aprilia)

Banyumas, Beritasatu.com - Mantan Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono menyerahkan formulir pendaftaran ke DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banyumas, Kamis (18/7/2024). Sebelumnya, ia juga telah mendaftar ke DPC PKB Banyumas, Partai Gerindra, dan Partai Nasdem.

Meskipun dua bakal calon bupati (bacabup) Banyumas telah mengantongi surat tugas, Ma'ruf tetap melanjutkan roadshow politiknya. Sadewo Tri Lastiono, mantan wakil bupati Banyumas periode 2018-2023, mendapat rekomendasi surat tugas dari PKB dan PAN, sementara Rachmat Imanda mendapatkan surat tugas dari Partai Gerindra.

“Sesuai dengan UU, untuk mendaftar ke KPU sebagai calon kepala daerah, yang dibutuhkan adalah surat rekomendasi dan bukan surat tugas. Menurut saya, sampai dengan hari ini, untuk bacabup di Banyumas belum ada satu pun yang mendapatkan rekomendasi sekaligus memenuhi syarat dukungan 20%. Sehingga peluang masih sangat terbuka,” kata Ma'ruf seusai mengembalikan formulir ke DPD PKS.

ADVERTISEMENT

Ma'ruf menambahkan, dirinya melakukan roadshow politik ke berbagai partai untuk memenuhi syarat UU terkait dukungan 20%. Menurutnya, masyarakat Banyumas terwadahi dalam partai-partai, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun yang tidak.

Terkait pendaftarannya ke DPD PKS Banyumas, Ma'ruf menjelaskan bahwa kepala daerah dipilih melalui proses demokrasi yang memiliki legitimasi. Artinya, semakin tinggi dukungan, semakin kuat legitimasi yang diperoleh.

Saat ditanya terkait posisi PKS yang saat ini belum tergabung dalam Koalisi Banyumas Maju (KBM), sementara tiga partai lain tempat Ma'ruf mendaftar yaitu PKB, Gerindra, dan Nasdem merupakan bagian dari KBM, Ma'ruf mengatakan bahwa koalisi KBM belum final karena semua partai di dalamnya belum mengeluarkan rekomendasi.

"KBM itu belum final dan masih dalam proses, sehingga masih terbuka bagi partai lain yang ingin bergabung jika memiliki kesamaan pandangan. Namun, bagi saya, yang lebih esensial adalah koalisi rakyat, di mana semua elemen masyarakat bersatu," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PKS Banyumas, Sigit Yulianto, mengatakan DPD PKS sudah dua kali melakukan pemaparan terkait para kandidat calon pilkada Banyumas di DPW PKS Jateng, salah satu bacalon itu adalah Ma'ruf Cahyono.

“Nama Pak Ma'ruf kita sebut dalam paparan di DPW, karena Pak Ma'ruf sudah pernah berkomunikasi dengan kita. Hanya saja, kita belum melengkapinya dengan data diri. Sehingga nanti, formulir pendaftaran dari Pak Ma'ruf ini akan kita susulkan, karena memang proses masih berjalan, DPP PKS belum mengeluarkan rekomendasi,” terangnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon