ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jelang Pilbup Kediri 2024, Deny Widyanarko Serap Aspirasi UMKM Sepatu

Rabu, 24 Juli 2024 | 07:30 WIB
AF
R
Penulis: Anis Firmansah | Editor: RZL
Deny Widyanarko saat safari ke UMKM sentra perajin sepatu kulit di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Deny Widyanarko saat safari ke UMKM sentra perajin sepatu kulit di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. (Beritasatu.com/Anis Firmansah)

Kediri, Beritasatu.com - Bakal calon bupati Kediri Deny Widyanarko pada Selasa (23/7/2024) melakukan safari ke sentra UMKM perajin sepatu jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Kediri 2024. Safari yang diusung oleh Partai PKB dan Nasdem ini bertujuan untuk menyerap aspirasi warga.

"Hari ini kami mendatangi UMKM perajin sepatu kulit di Parerejo, Kecamatan Pare, tepatnya di Sepatu Legacy. Saya melihat berbagai model sepatu dengan kualitas bagus yang tidak kalah dengan sepatu bermerek dari luar negeri. Kami menyerap aspirasi mereka," kata Deny kepada Beritasatu.com, Selasa (23/7/2024).

Deny menyatakan, potensi UMKM sepatu di Kabupaten Kediri sangat besar untuk dikembangkan dan menjanjikan. Ia menyebutkan, permintaan produk sepatu tidak hanya datang dari wilayah lokal Kediri, tetapi juga dari luar Jawa, bahkan hingga mancanegara.

ADVERTISEMENT

"Banyak warga Kediri yang belum mengetahui bahwa produk lokal kita memiliki kualitas yang sangat bagus. Orang mancanegara saja sampai pesan ke sini, kenapa kita tidak ikut mengembangkan dengan cara membeli produk asli Kediri," jelasnya.

Deny menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap UMKM lokal supaya bisa berkembang secara optimal. "Ini juga termasuk dalam satu dari sembilan program unggulan kami, yakni OVOP (one village one product). Di mana setiap desa nantinya akan memiliki satu produk unggulan yang siap bersaing di pasar luas," tambahnya.

Sementara itu, pelaku UMKM Sepatu Legacy, Partiah, berharap pemimpin terpilih di Pilbup Kediri 2024 dapat memberikan perhatian lebih pada UMKM lokal. Ia mengaku, sebelum pandemi Covid-19, Legacy bisa memproduksi 100 sepatu per hari karena banyak pesanan. Namun, setelah pandemi, pesanan menurun drastis menjadi hanya 10 pesanan per hari.

"Kalau nanti Pak Deny menjadi bupati Kediri, saya berharap beliau dapat memberikan perhatian lebih kepada pelaku usaha seperti saya. Saat ini kendala utamanya adalah pemasaran, jadi harapannya bisa diberikan solusi dan jalan keluar," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon