ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tahapan Coklit Selesai, Bawaslu Sleman Masih Temukan Pemilih Belum Terverifikasi

Jumat, 26 Juli 2024 | 09:18 WIB
CN
MF
Penulis: Chandra Adi Nurwidya | Editor: DIN
Proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sleman 2024 telah selesai pada 24 Juli 2024.
Proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sleman 2024 telah selesai pada 24 Juli 2024. (Beritasatu.com/Chandra Adi Nurwidya)

Sleman, Beritasatu.com - Proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sleman 2024 telah selesai pada 24 Juli 2024. Meski demikian, pengawas pemilu masih menemukan sejumlah pemilih yang belum tercoklit.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan jajaran panitia pemilihan kecamatan (PPK) se-Kabupaten Sleman telah menyatakan penyelesaian coklit oleh petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) per 18 Juli 2024. Namun, hasil pengawasan oleh panwaslu kelurahan desa (PKD) dan panwaslu kecamatan menemukan adanya pemilih yang belum tercoklit.

“Hasil pengawasan menunjukkan beberapa potensi pelanggaran selama coklit, seperti pemilih yang belum dicoklit, rumah tanpa stiker coklit, dan pemilih dengan alamat RT 0 RW 0 yang tidak dapat ditemui,” jelas Arjuna di Sleman pada Kamis (25/7/2024).

ADVERTISEMENT

Arjuna menambahkan, pengawas telah memberikan saran perbaikan kepada pantarlih, panitia pemungutan suara (PPS) dan PPK, terkait berbagai potensi pelanggaran tersebut yang telah ditindaklanjuti.

Khusus untuk pemilih yang belum dicoklit, ditemukan sekitar 40 pemilih baru di enam kalurahan di Kapanewon Prambanan, yakni Bokoharjo, Gayamharjo, Madurejo, Sambirejo, Sumberharjo, dan Wukirharjo. Setelah penelusuran bersama masih terdapat 17 warga yang belum ditemukan dan tidak diketahui keberadaannya hingga akhir masa coklit.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Sleman Raden Yuwan Sikra menyatakan bahwa selama proses coklit, pengawas telah mengeluarkan 174 imbauan dan 26 saran perbaikan kepada pantarlih, PPS, dan PPK.

“Saat ini, pengawas fokus mengawasi penyusunan daftar pemilih hasil coklit yang akan ditetapkan sebagai daftar pemilih sementara (DPS) oleh KPU Sleman untuk Pilbup Sleman 2024,” ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon