Pengamat: Nasdem Kalkulasi Ulang Dukungan untuk Anies Baswedan pada Pilgub Jakarta 2024
Jumat, 2 Agustus 2024 | 05:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin, memberikan pandangannya mengenai pernyataan Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, yang menyebut partainya belum tentu mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon gubernur dalam Pilgub Jakarta 2024.
Ujang menilai saat ini Nasdem tengah melakukan kalkulasi ulang terkait kemungkinan mengusung Anies sebagai bakal calon gubernur Jakarta.
"Menurut saya, dukungan dalam politik tidak ada yang gratis atau ikhlas sepenuhnya. Meskipun Nasdem beberapa minggu lalu menyatakan dukungan terhadap Anies tanpa menentukan calon wakil gubernur, tetapi dalam politik semuanya ada kepentingan," kata Ujang pada Kamis (1/8/2024).
Ujang menambahkan, pernyataan Sahroni mungkin merupakan sinyal dari Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, bahwa masih ada pertimbangan internal mengenai dukungan terhadap Anies.
"Ini adalah dinamika politik yang wajar. Segala kemungkinan bisa terjadi menjelang pendaftaran di KPU pada 27-29 Agustus nanti," ujarnya.
"Jika mendukung Anies dianggap menguntungkan, tentu Nasdem sudah memberikan rekomendasi penuh. Namun, sepertinya ada perhitungan ulang yang sedang dilakukan," jelasnya.
Ujang juga menekankan dalam politik, setiap keputusan dukungan biasanya disertai dengan kompensasi atau pembagian kekuasaan. Dalam hal dukungan untuk Anies, Nasdem kemungkinan masih mempertimbangkan terkait bakal calon wakil gubernur yang akan diusung.
"Saya melihat ini sebagai lobi politik tingkat tinggi menjelang pendaftaran calon. Semua kemungkinan masih bisa terjadi, termasuk apakah Anies akan diusung atau tidak. Ini sangat bergantung pada kesepakatan para pemimpin partai," jelas Ujang.
Sebelumnya, Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni menyebut partainya belum mengeluarkan surat rekomendasi pengusungan Anies. Sahroni menyebut politik saat ini masih sangat dinamis.
"Boleh saja megang rekomendasi, tiba-tiba dibatalin. Who knows?" kata Sahroni di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/7/2024).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




