Pilwalkot Kediri 2024, Dua Paslon Masif Kampanye lewat Medsos Dibanding Pasang APK
Minggu, 13 Oktober 2024 | 12:19 WIB
Kediri, Beritasatu.com - Bawaslu Kota Kediri menyebut kampanye lewat media sosial (medsos) lebih dipilih kedua pasangan calon (paslon) Ferry Silviana Feronica-Regina Nadya Suwono (Fey-Regina) dan Vinanda Praweswati-KH Qhowimuddin Toha (Vinanda-Gus Qowim) pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Kediri 2024.
"Untuk Pilkada ini mengalami kenaikan drastis kampanye di medsos cuma kita tidak bisa menghitung persentasenya. Para paslon lebih masif berkampanye di medsos dan ini terlihat dengan aalat peraga kampanye (APK) tidak sebanyak di pemilu kemarin," kata Ketua Bawaslu Kota Kediri Yudi Agung Nugraha, saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Minggu (13/10/2024).
Yudi menduga, alasan kedua paslon kampanye menggunakan medsos itu ingin menyasar kalangan anak muda. Apalagi kedua paslon juga tergolong anak muda yang memahami pengguna medsos menjadi pegangan keseharian warga. "Media sosial sudah makanan setiap hari. Itu terbukti juga pemasangan APK sampai sekarang ini masih landai-landai saja, tidak sebegitu banyak," jelasnya.
Lanjut Yudi, sesuai peraturan kampanye Pilwalkkot 2024 ini kedua paslon dibatasi penggunaan medsos sebanyak 20 akun. Namun sejauh ini, Bawaslu mencatat akun yang diserahkan dari masing-masing kedua paslon di bawah 10 akun.
Diketahui sebelumnya, Bawaslu memproses belasan akun medsos yang melakukan pelanggaran tahap kampanye pada Pilwalkot Kediri 2024. Belasan akun medsos tersebut seluruhnya ada di platform TikTok. Belasan akun medsos tersebut didominasi pelanggaran ujaran kebencian kepada salah satu paslon pada Pilwalkot Kediri 2024. Akun-akun tersebut saling serang terhadap kelemahan masing-masing paslon.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




