ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Relawan Anies Baswedan Dukung Pramono Anung dan Rano Karno, Hasto Kristianto Ucapkan Terima Kasih

Rabu, 20 November 2024 | 23:56 WIB
AF
JS
Penulis: Anisa Fauziah | Editor: JJS
Hasto Kristiyanto.
Hasto Kristiyanto. (Antara/Reno Esnir)

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristianto mengucapkan terima kasih kepada Anak Abah, relawan Anies Baswedan, yang mau mengusung pasangan Pramono Anung dan Rano Karno.

Diketahui, calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Pramono Anung-Rano Karno menyambangi rumah Anies Baswedan di Lebak Bulus, Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Anies Baswedan terlihat kompak berpose salam tiga jari untuk mendukung Pramono dan Doel pada Pilkada Jakarta.

ADVERTISEMENT

Kemudian relawan Anak Abah dan Ahokers sepakat mendukung pasangan Pramono-Rano, setelah pihak terkait bertemu dengan Anies Baswedan.

Menanggapi hal itu, Hasto mengingatkan kader-kader PDI-P untuk bergerak bersama memenangkan pasangan Pramono-Rano.

“Karena itulah, pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih atas dukungan para relawan. Kelompok civil society, rekan- rekan pers, juga di Jakarta secara khusus kepada dukungan dari anak abah," jelas Hasto Kristianto di DPP PDI-P, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2024).

Sementara itu, Hasto menyebut PDI-P telah menyiapkan calon pemimpin terbaik sehingga seluruh kader memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan kemenangan di Pilkada.

Daerah-daerah yang disebutkan Hasto mulai dari Jawa Timur, PDI-P berkewajiban memenangkan calonnya, Risma dan Gus Hans, lalu di Jawa Tengah yang merupakan kandang Banteng kemenangan harus diraih oleh Andika-Hendi, selanjutnya ada Sumatera Utara PDI-P mendukung Edy Rahmayadi dan Hasan Basriuntuk. Wilayah lainnya Sulawesi Utara, NTT, Papua, dan Maluku Utara.

“Apa itu kepentingan yang lebih besar? Di dalam Pilkada, di Jawa Timur wajib hukumnya untuk memenangkan Risma Gus Hans. Di Jawa Tengah wajib hukumnya memenangkan Andika Hendi. Di Sumatera Utara, apalagi? Memenangkan Edy Rahmayadi dan Hasan Basri. Kemudian di Sulawesi Utara, di NTT, di Papua,” ujarnya lagi.

"Di Jawa Timur, Blitar, belum lama dideklarasikan. Ini mencerminkan bahwa kita menghadapi satu kekuatan yang anti-demokrasi,” tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon