ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Danny-Azhar Siap Buktikan di MK Soal 1,6 Juta Tanda Tangan Palsu pada Pilkada Sulsel 2024

Kamis, 9 Januari 2025 | 22:00 WIB
YP
IC
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: CAH
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nomor urut 1, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Azhar Arsyad.
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nomor urut 1, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Azhar Arsyad. (Beritasatu.com/Yustinus Patris Paat)

Jakarta, Beritasatu.com - Tim hukum pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nomor urut 1, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto-Azhar Arsyad (DIA) siap membuktikan di Mahkamah Konstitusi (MK) soal dugaan 1,6 juta tanda tangan palsu pada Pilkada Sulsel 2024. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari tanda tangan palsu yang ditemukan di setiap tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di Sulsel, yakni 90-130 tanda tangan palsu di setiap TPS.

"Kalau dirata-rata, kami dapatkan sekitar 110 tanda tangan palsu per TPS dari jumlah 14.548 TPS yang tersebar di Sulsel. Dengan demikian maka terdapat 1.600.280 tanda tangan palsu. Angka itu, kami sebutkan sebagai suara siluman. Dugaan tersebut dapat kami perlihatkan di hadapan majelis hakim Mahkamah Konstitusi nantinya," ujar juru bicara DIA (Danny Azhar), Asri Tadda kepada wartawan, Kamis (9/1/2025).

Sri mengungkapkan, dugaan kecurangan yang sifatnya terstruktur, sistematis dan masif (TSM) pada Pilkada Sulsel 27 November 2024 lalu, dapat dilihat dari dua pendekatan. Pertama, adalah pendekatan selisih partisipasi pemilih dan kedua dilihat dari temuan tanda tangan palsu di daftar pemilih di seluruh TPS Sulsel.

ADVERTISEMENT

Dalam pendekatan pertama, kata Asri, ditemukan fakta bahwa jumlah warga yang menerima undangan memilih rata-rata hanya 50% dari daftar pemilih tetap (DPT). Lalu, rata-rata ada sembilan pemilih per TPS yang mendapatkan undangan tetapi kemudian tidak datang ke TPS karena persoalan jarak atau sekitar 1,96% dari total DPT Sulsel.

"Dari kedua fakta itu, terlihat total realisasi pemilih di Pilgub Sulsel adalah 100% - 50% - 1,96% = 48,04%. Sementara hasil rekap akhir KPU Sulsel disebutkan partisipasi pemilih mencapai 71,8%. Jika angka partisipasi versi KPU Sulsel ini dikurangi dengan realisasi pemilih temuan kami, maka ada 23,76% suara tak bertuan, atau sekitar 1.587.360 suara dari total 6.680.807 DPT di Sulsel," jelas Asri.

Pendekatan kedua, lanjut Asri adalah dari dugaan tanda tangan palsu. Tim Hukum DIA menemukan sekitar 90 hingga 130 tanda tangan yang diduga palsu di setiap TPS se-Sulawesi Selatan.

"Nah, kalau dirata-ratakan, maka ada sekitar 110 tanda tangan palsu di setiap TPS. Jumlah TPS di Sulsel ada 14.548, artinya ada sekitar 1.600.280 tandatangan palsu pada pilgub lalu," imbuhnya.

Asri mengatakan kedua pendekatan yang digunakan timnya memberikan hasil yang tidak jauh berbeda, pendekatan selisih jumlah partisipasi pemilih sebanyak 1.587.360, sedangkan dari dugaan tanda tangan palsu mencapai 1.600.280. Karena itu, tutur Asri, timnya menyimpulkan bahwa pasangan Danny-Azhar adalah pemenang Pilkada Sulsel sesungguhnya.

"Saya kira logis. Versi KPU, paslon DIA dapat 1.600.029 suara, sedangkan Andalan Hati dapat 3.014.255 suara. Nah, suara paslon 2 ini harus dikurangi dengan jumlah suara siluman yang ditemukan tim hukum DIA sehingga hanya dapat 1.587.360 suara saja. Inilah yang tengah kami perjuangkan di MK," pungkas Asri. 

Diketahui, paslon nomor urut 1 Moh Ramdhan Pomanto dan Azhar Arsyad mengajukan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Gubernur Sulawesi Selatan (PHPU Gub Sulsel) ke Mahkamah Konstitusi (MK) dengan Perkara Nomor 257/PHPU.GUB-XXIII/2025. 

Mereka meminta MK mendiskualifikasi paslon nomor urut 2 Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi dan menetapkan Danny-Azhar sebagai paslon terpilih atau setidak-tidaknya MK memerintahkan KPU Sulsel untuk melaksanakan pemungutan suara ulang Pilkada Sulsel 2024 di seluruh TPS.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon