Polisi Tangkap Ofisial PSM Bawa Senjata Api

Polisi Tangkap Ofisial PSM Bawa Senjata Api
Ilustrasi senjata api. ( Foto: Antara )
/ JAS Senin, 8 Juli 2019 | 06:14 WIB

Pamekasan, Beritasatu.com - Aparat Polres dan Polisi Militer Pamekasan, Jawa Timur, menangkap oknum ofisial PSM Makassar yang diketahui membawa senjata api saat laga leg kedua semifinal Piala Indonesia berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Minggu (7/7/2019).

Petugas langsung menggiring pria yang menggunakan  akrtu identitas resmi PSM Makassar itu ke luar stadion setelah ia menunjukkan senjata apinya kepada penonton yang sedang menyaksikan pertandingan di tribune utama stadion itu.

Menurut petugas keamanan dari Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Madura United FC Sapto Wahyono, oknum ofisial PSM Makassar itu memperlihatkan pistol kepada suporter tuan rumah dari bench pemain PSM saat aksi pelemparan botol bekas air mineral mewarnai laga.

"Saat itu juga petugas mengetahui aksi ofisial dari PSM Makassar ini, dan langsung," kata Sapto, menjelaskan.

Pihak panitia, sambung dia, menyerahkan sepenuhnya proses penanganan hukum itu kepada polisi.

"Intinya bahwa kami percaya penuh kepada teman-teman Polres Pamekasan, terkait penanganan oknum ofisial yang membawa senjata api ke stadion itu," katanya.

Saat laga itu berlangsung, memang sempat terjadi pelemparan bekas botol air mineral dari penonton di tribun utama ke bench PSM Makassar.

Ikhwal terjadinya pelemparan itu, karena bola dari ballboy yang hendak disodorkan ke pemain Madura United Rendika Rama untuk lemparan ke dalam justru ditendang jauh keluar lapangan oleh ofisial PSM Makassar yang ada di bench.

Beberapa orang penonton di tribune utama yang melihat secara langsung tindakan oknum ofisial PSM Makassar itu langsung terpancing emosi dan melempari bench dengan bekas botol air mineral.

Lemparan oleh penonton ke bench PSM Makassar semakin parah setelah ada ofisial PSM yang menunjukkan pistolnya ke penonton seperti mengancam hendak menembak.

Saat itu juga pemegang senjata api yang menggunakan identitas PSM Makassar tersebut akhirnya diamankan oleh Polisi Militer (CPM) yang bertugas di stadion dan Provos Polres Pamekasan.

Kapolres Pamekasan AKBP Teguh Wibowo membenarkan adanya penangkapan oknum ofisial PSM Makassar saat laga tanding melawan Madura United FC, Minggu (7/7/2019) itu.

"Memang benar tadi sempat ada ofisial PSM Makassar yang diamankan, tapi baru saja sudah kita lepas setelah dilakukan pemeriksaan," kata Teguh saat dikonfirmasi via telepon.

Menurut Kapolres, setelah dilakukan pemeriksaan, ofisial yang membawa senjata api itu adalah anggota Brimob di Makassar. Ia memang merupakan ofisial PSM Makassar dan ditugaskan oleh Polres Makassar sebagai petugas keamanan atas permintaan PSM Makassar.

"Kita juga telah meminta keterangan dari pihak PSM Makassar ternyata memang benar," kata Kapolres.

Selain itu, kepemilikan senjata api anggota Brimob itu juga lengkap surat-suratnya, termasuk surat keterangan sebagai ofisial PSM Makassar.

Sementara itu, pada laga leg kedua Piala Indonesia, PSM Makassar kalah atas tim tuan rumah dengan skor akhir 1-2. Meski kalah, PSM tetap berhak melaju ke babak final, karena Madura United kalah agregat gol atas PSM Makassar.



Sumber: ANTARA