Imbas Kericuhan Suporter, PSSI Pasrah Menanti Keputusan FIFA
Sabtu, 7 September 2019 | 05:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) hanya bisa pasrah menanti keputusan Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) jika dinyatakan bersalah dan harus disanksi akibat kericuhan suporter yang terjadi ketika Timnas Indonesia menjamu Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (5/9/2019) lalu.
Sekjen PSSI, Ratu Tisha mengatakan baik pihaknya dengan Federasi Sepakbola Malaysia sebenarnya sudah berupaya untuk mencegah terjadinya kericuhan.
"Ya kami salah dan kami harus terima jika disanksi. Fair play saja. Jadi memang sudah ada proseduralnya jadi hal tersebut juga telah dipantau pasti secara langsung, karena ini memang ajang FIFA World Cup qualifier kami pun PSSI dan FAM telah bekerja sama untuk menyukseskan pertandingan kemarin sejak sebulan yang lalu," kata Sekjen PSSI, Ratu Tisha.
"Bahkan kami juga telah menggelar dua pertemuan penting yang pertama antara federasi-federasi dan keduanya melibatkan pihak kepolisian dengan pihak Malaysia dan polisi indonesia," sambungnya.
Tisha juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab PSSI. Keributan pecah pada pertengahan babak kedua saat sejumlah suporter Timnas Indonesia menghampiri tribun pendukung Malaysia. Tak hanya itu, suporter tuan rumah juga melempari fan Malaysia dengan menggunakan botol dan smoke bomb.
Kerusuhan kemudian mengular ke luar stadion. Suporter Timnas Indonesia yang melakukan demo di depan pintu VIP dan VVIP SUGBK terlibat bentrok dengan petugas keamanan. Insiden tersebut tentu tak bakal luput dari perhatian FIFA. Bila nantinya PSSI mendapat sanksi dari federasi sepak bola di dunia itu, Ratu Tisha Destria selaku Sekjen mengaku pasrah.
"Itu telah di cover oleh PSSI sepenuhnya Jadi mungkin rekan rekan mengetahui kalau seluruh suporter penonton di cover oleh asuransi mandiri inhealth termasuk juga suporter Malaysia itu juga sudah recover sudah pulang dan semua ditanggung oleh PSSI dan sudah kembali ke Malaysia," jelasnya.
Ia mengaku sangat kecewa dengan adanya insiden tersebut. Namun, dia tak ingin menyalahkan siapapun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




