Ingin Bermain di Spanyol, Kante Berharap Tinggalkan Chelsea

Ingin Bermain di Spanyol, Kante Berharap Tinggalkan Chelsea
Aksi gelandang Chelsea N'golo Kante menggiring bola saat menghadapi Lille di Stamford Bridge, Rabu, 11 Desember 2019. (Foto: AFP)
/ JAS Minggu, 15 Desember 2019 | 15:22 WIB

London, Beritasatu.com - N'Golo Kante dikabarkan ingin meninggalkan Chelsea pada akhir musim, dengan Barcelona termasuk salah satu klub yang ingin mendapatkan jasanya. Media-media Spanyol memuat kabar tersebut seperti dilansir Fox Sports pada Minggu (15/12/2019).

Namun, gelandang timnas Prancis tersebut sebenarnya lebih memilih untuk bergabung dengan rival mereka Real Madrid.

Kante dilaporkan juga ingin bergabung dengan Juventus atau Bayern Muenchen, karena pemain juara Piala Dunia tersebut ingin mencari tantangan baru di luar Premier League Inggris.

Baik Barcelona dan Real Madrid sudah memiliki banyak gelandang di tim mereka. Real Madrid sudah memiliki Casemiro dalam posisi yang sama, tetapi pemain Chelsea itu dikatakan mempunyai hubungan baik dengan rekan senegaranya sekaligus pelatih Los Blancos Zinedine Zidane.

Zidane dilaporkan telah bertanya kepada klub apakah mereka dapat memboyong Kante ke Santiago Bernabeu. Namun Presiden Real Florentino Perez membantah kabar tersebut karena mereka harus membayar cukup tinggi yaitu sekitar 83,5 juta poundsterling (sekitar Rp 1,55 triliun).

Barcelona sendiri juga bisa memanfaatkan koneksi Prancis mereka untuk mendapatkan Kante. Pasalnya klub Katalunya tersebut memiliki lima rekan senegaranya yaitu Antoine Griezmann, Jean-Clair Todibo, Samuel Umtiti, Ousmane Dembele, dan Clement Lenglet.

Dembele bahkan menjadi salah satu pemain yang mengetahui keinginan hengkang Kante dan pemain Barcelona itu ingin klub mendatangkannya ke Camp Nou.

Kante bergabung dengan Chelsea pada 2016 setelah memenangkan Premier League bersama Leicester City.

Ia kemudian memenangkan lagi kompetisi divisi elite Inggris tersebut pada 2017, sekaligus memenangkan Piala FA pada 2018 dan kemudian Liga Europa pada 2019.