PSSI Belum Tentukan Sosok Sekjen Baru
Selasa, 14 April 2020 | 16:57 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) belum menunjuk sekretaris jenderal (sekjen) baru menggantikan Ratu Tisha Destria yang mengundurkan diri pada Senin (13/4/2020).
"Hingga saat ini siapa pelaksana tugas (Plt) atau pejabat sementara Sekjen PSSI belum kami putuskan secara resmi. Kami belum memikirkan siapa pengganti Ratu Tisha sebagai sekjen PSSI. Semua akan melalui proses lebih lanjut," ujar anggota Exco PSSI, Yunus Nusi ketika dihubungi Selasa (14/4/2020).
Pernyataan PSSI ini mengartikan sekaligus mengklarifikasi kabar yang menyatakan Wakil Sekjen PSSI, Maaike Ira Puspita akan langsung naik jabatan menjadi sekjen, apalagi Exco juga belum menerima surat pengunduran diri secara resmi dari Ratu Tisha. Menurutnya, tidak mesti wakil sekjen otomatis mengisi posisi sekjen begitu saja.
Meski demikian, pihaknya akan menunggu arahan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan untuk menggelar rapat Exco, yang salah satunya membahas pengganti sekjen.
Anggota Exco PSSI lainnya Haruna Soemitro menilai proses penggantian sekjen harus sepengetahuan dan persetujuan oleh ketua umum dan Exco PSSI.
"Tolong kasih tahu saya, kalau Sekjen mundur apakah penggantinya harus wakil sekjen?" kata Haruna.
Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Somantri belum bisa memastikan siapa yang selanjutnya akan mengisi jabatan Sekjen yang telah ditinggalkan Ratu Tisha. Diakui PSSI akan mengadakan rapar di akhir bulan April guna membahas hal tersebut karena ada mekanisme lebih lanjut mengenai pemilihan sekjen PSSI yang baru.
"Tentu harus melalui mekanisme pemilihan lewat proper test dan harus persetujuan Exco. Akhir bulan ini PSSI akan rapat untuk membicarakan siapa penggantinya, saat ini waktunya belum tepat. Nanti Pak Ketum (Mochamad Iriawan) akan beritahu kapan pastinya rapat dilakukan," kata dia.
Cucu pun menyayangkan pengunduran diri Tisha tersebut. Menurutnya, Tisha mempunyai peran penting dalam pembangunan sepak bola Indonesia selama ini, terutama atas keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 mendatang.
"Tentu kita menyayangkan, dia kan punya andil juga kita bisa sebagai tuan rumah untuk Piala Dunia U20, tapi itu pilihan dia ingin mengabdi di tempat lain, kita tidak bisa mencegahnya, semoga saja sukses di tempat lain, dia kan masih muda," ujarnya.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menghormati pengunduran diri Ratu Tisha Destria sebagai Sekjen PSSI. Dikatakan Ratu Tisha telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Ketua Umum PSSI pada Senin (13/4/2020).
"Saya menghargai keputusan dari saudari Ratu Tisha. PSSI mengucapkan terima kasih kepada Ratu Tisha atas pengabdiannya sebagai Sekjen," kata Iriawan dalam keterangan resminya.
Tak Ikut Campur
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengaku tidak mau campur tangan terhadap urusan rumah tangga PSSI. Namun ia meminta PSSI tetap solid demi prestasi sepakbola nasional termasuk menyukseskan acara besar Piala Dunia U-20 tahun 2021.
"Saya berharap mundurnya Ratu Tisha Destria dari jabatan Sekjen PSSI, tidak mengganggu persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021. Pemerintah berharap apapun yang terjadi di dalam internal organisasi PSSI tidak memengaruhi persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, baik dari sisi persiapan tim nasional maupun penyelenggaraan," ujar Zainudin.
Sebagai pemerintah, lanjut politisi Partai Golkar itu, berharap soliditas internal PSSI tetap terjaga. Meski demikian, ia mengaku belum mendapatkan kabar resmi dari PSSI mengenai mundurnya Ratu Tisha.
Ratu Tisha Destria resmi mengundurkan diri dari jabatan Sekretaris Jenderal PSSI, yang didudukinya sejak 2017 melalui akun instagram resmi milknya, Senin (13/4/2020). Dia mengaku sudah mengirimkan surat resmi kepada PSSI. Tisha telah melakukan banyak hal selama menduduki jabatannya tersebut sejak Juli 2017.
Selama berkarier di PSSI, perempuan asal Banten itu terlibat dalam pelaksanaan kompetisi usia muda Elite Pro Academy Liga 1 U-16, U-18, U-20 dan Liga 1 Putri. Sebagai Sekjen PSSI, Ratu Tisha memiliki andil yang tidak sedikit atas terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Ratu Tisha saat ini masih menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) periode 2019-2023. Dia juga menjadi perempuan pertama sepanjang sejarah di jabatan tersebut. Goresan sejarah lain dibuatnya di tingkat Asia, di mana dia menjadi orang Indonesia pertama yang menjadi anggota Komite Kompetisi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




