ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Eksekusi Lahan Sedjuk Bakmi Berujung Meninggalnya Anak Menteri Era Soeharto, Kuasa Hukum: Kami Lawan Tindakan Sewenang-wenang

Sabtu, 14 September 2024 | 09:34 WIB
RA
IO
R
Penulis: Roy Adriansyah, Ilham Oktafian
Editor: RZL
Raden Rasich Hanif Radinal tumbang saat eksekusi lahan yang dilakukan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis 12 September 2024.
Raden Rasich Hanif Radinal tumbang saat eksekusi lahan yang dilakukan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Kamis 12 September 2024. (Beritasatu.com/Roy Adriansyah)

Jakarta, Beritasatu.com - Rasich Hanif (70) meninggal dunia setelah berjuang keras mempertahankan lahan miliknya yang dieksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Kamis (12/9/2024). Kuasa hukum Rasich Hanif, Tubagus Noorvan, menegaskan pihaknya akan terus memperjuangkan hak-hak kliennya.

"Kami akan mengambil langkah-langkah hukum untuk melawan tindakan sewenang-wenang ini," kata Noorvan kepada Beritasatu.com, Kamis (12/9/2024).

Eksekusi tersebut dilakukan terhadap rumah makan Sedjuk Bakmi dan Kopi Cilandak yang terletak di Jalan Lebak Bulus III/15 RT 08/04, Cilandak Barat, Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

Rasich Hanif ialah putra dari Radinal Mochtar, menteri pekerjaan umum pada Kabinet Pembangunan V (1988-1993) dan Kabinet Pembangunan VI (1993-1998) di era pemerintahan Presiden Soeharto. Selain itu, Rasich Hanif adalah seorang budayawan dan tokoh Pasundan yang mendapat penghargaan dari Pangeran Raja Abdulgani Natadiningrat dari Kacirebonan IX.

Pemakaman Rasich Hanif Radinal, putra Radinal Mochtar, mantan menteri pekerjaan umum pada kabinet pembangunan V dan VI masa pemerintahan Presiden Soeharto diselimuti isak tangis, Jumat 13 September 2024. - (Beritasatu.com/Roy Adriansyah)
Pemakaman Rasich Hanif Radinal, putra Radinal Mochtar, mantan menteri pekerjaan umum pada kabinet pembangunan V dan VI masa pemerintahan Presiden Soeharto diselimuti isak tangis, Jumat 13 September 2024. - (Beritasatu.com/Roy Adriansyah)

Hanif juga dinobatkan sebagai Raja Galuh di Petilasan Pancalikan, peninggalan singgasana Raja Kerajaan Galuh di situs Karangkamulyan pada 2018. Rasich Hanif juga pernah menjabat sebagai pelaksana tugas ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN), menggantikan almarhum PRA Arief Natadiningrat, sultan sepuh Cirebon.

Saat jenazah Rasich Hanif dimakamkan di tanah keluarga di Vila Bumi Yangti, Desa Jogjogan Cilember, Jalan Raya Puncak Gadog, Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Jumat (13/9/2024), ibunda tercinta, H Oepin Radinal Mochtar, berpesan  kepada tim kuasa hukum, agar mengembalikan tanah dan bangunan yang merupakan hak putranya. Ia meminta keadilan ditegakkan terkait kematian putranya tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Rasich Hanif meninggal saat berusaha mempertahankan lahan yang akan dieksekusi PN Jaksel. Ia berada di garis depan untuk melawan eksekusi terhadap lahan yang telah dibelinya sejak 1996.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menteri Tenaga Kerja Yassierli Tolak Bantu Anaknya Cari Kerja

Menteri Tenaga Kerja Yassierli Tolak Bantu Anaknya Cari Kerja

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon