Dinas Kebakaran DKI Jakarta Bagikan Strategi Pencegahan Kebakaran di Seminar Propan Raya
Minggu, 17 November 2024 | 16:00 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan perlindungan terhadap bahaya kebakaran, Propan Raya bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kementerian PUPR menggelar seminar bertajuk “Membangun Sistem Perlindungan Bangunan Gedung Terhadap Bahaya Kebakaran untuk Mewujudkan Keamanan, Keselamatan, dan Lingkungan Berkelanjutan” di ajang Pameran Konstruksi Indonesia 2024, yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang, pekan lalu.
Seminar ini menarik perhatian berbagai kalangan, mulai dari pelaku industri, arsitek, akademisi, hingga pemerintah, dengan lebih dari 150 peserta baik secara offline maupun online. Salah satu sesi seminar yang mencuri perhatian adalah pemaparan dari Drs Satriadi Gunawan, MSi, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Gunawan mengungkapkan pentingnya membangun budaya keselamatan kerja sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya kebakaran, terutama di kawasan perkotaan yang padat penduduk seperti Jakarta. Gunawan menekankan bahwa pencegahan kebakaran tidak hanya bergantung pada teknologi atau infrastruktur saja, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dan pelaku industri untuk secara aktif membangun budaya keselamatan.
"Membangun budaya keselamatan bukan hanya tentang menyediakan alat pemadam kebakaran, tapi lebih jauh lagi adalah memastikan bahwa seluruh elemen masyarakat, dari penghuni gedung hingga pengelola bangunan, memiliki pemahaman yang kuat mengenai prosedur keselamatan dan langkah-langkah pencegahan kebakaran," ujar Gunawan berdasarkan keterangan resmi, Sabtu (16/11/2024).
Menurutnya, kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja dalam pencegahan kebakaran harus dimulai sejak tahap perencanaan dan konstruksi bangunan, hingga pemeliharaan jangka panjang. Ia juga mengingatkan bahwa penerapan sistem proteksi kebakaran yang tepat, baik berupa proteksi aktif maupun pasif, merupakan langkah krusial dalam mengurangi risiko kebakaran.
Seminar ini juga menyoroti berbagai solusi teknologi dalam perlindungan kebakaran, termasuk penggunaan fire protective coating yang dapat meningkatkan ketahanan bangunan terhadap api. Propan Raya, bersama dengan TREMCO, memperkenalkan sistem passive fire protection yang bekerja melalui penggunaan bahan pelapis cat tahan api dan penghalang asap yang dapat membatasi penyebaran api di dalam gedung.
Dr Ir Yuwono Imanto, Direktur Propan Raya, menjelaskan bagaimana passive fire protection berperan penting dalam membatasi penyebaran api di ruang tertutup, sementara active fire protection, seperti sistem pemadam otomatis, bertugas untuk mengatasi api begitu terjadi. “Kami percaya bahwa langkah preventif yang tepat, termasuk penggunaan material proteksi kebakaran yang inovatif, dapat mengurangi potensi kerugian baik material maupun jiwa akibat kebakaran,” kata Yuwono.
Di sisi lain, Ir Dian Irawati, Direktur Bina Permukiman dan Perumahan dari Ditjen Cipta Karya - Kementerian PUPR, menekankan pentingnya pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) bagi tenaga ahli di bidang keselamatan kebakaran. Menurutnya, upaya meningkatkan kualitas tenaga ahli yang berkompeten sangat penting untuk memastikan bahwa standar keselamatan kebakaran di setiap proyek konstruksi dapat diterapkan secara konsisten di seluruh Indonesia.
"Melalui seminar ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh pihak, baik dari pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, dapat bersinergi untuk menciptakan bangunan yang aman dan sesuai dengan standar keselamatan kebakaran yang berlaku," tambah Dian Irawati.
Prof Dr Ir Manlian Ronald A Simanjuntak, Pengurus LPJK Kementerian PUPR, dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa peran kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting dalam penanggulangan kebakaran.
"Langkah-langkah strategis dalam passive fire protection sangat krusial untuk mengurangi dampak kebakaran, dan penting bagi kita semua untuk berkomitmen melindungi lingkungan dengan sistem yang berkelanjutan," ujarnya.
Seminar ini menegaskan kembali komitmen Propan Raya dan LPJK dalam mengedukasi masyarakat dan sektor konstruksi mengenai pentingnya proteksi kebakaran dan bagaimana langkah-langkah preventif yang tepat dapat menyelamatkan banyak nyawa dan harta benda.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




