ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dukung Proyek Giant Sea Wall, Pemprov Jakarta Mulai Bangun Tanggul Rob

Kamis, 12 Juni 2025 | 12:37 WIB
IC
IC
Penulis: Iman Rahman Cahyadi | Editor: CAH
Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai usai meninjau lokasi pembangunan tanggul mitigasi banjir rob di Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis 13 Juni 2025.
Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai usai meninjau lokasi pembangunan tanggul mitigasi banjir rob di Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis 13 Juni 2025. (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi Jakarta mulai membangun tanggul mitigasi banjir rob sebagai bentuk dukungan terhadap proyek tanggul laut raksasa atau giant sea wall yang diinisiasi pemerintah pusat.

Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan pembangunan tanggul ini merupakan langkah awal dalam mendukung program National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).

"Sebagai bentuk dukungan terhadap proyek giant sea wall, kami memulai penanganan jangka menengah terlebih dahulu," ujarnya saat ditemui di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (12/6/2025) dikutip dari Antara.

ADVERTISEMENT

Menurut Pramono, awalnya panjang tanggul yang menjadi tanggung jawab Pemprov Jakarta hanya 12 kilometer. Namun, kini akan diperpanjang menjadi total 19 kilometer.

“Dengan begitu, sesuai arahan Presiden Prabowo, Pemprov Jakarta telah mengambil langkah awal untuk menangani rob di kawasan ini,” tambahnya.

Pada tahun 2025, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan tanggul sepanjang 1,4 kilometer dengan anggaran sebesar Rp 52 miliar. Proyek ini ditargetkan rampung pada Desember 2025.

Rencana pembangunan ini sebenarnya sudah dicanangkan sejak tahun lalu, tetapi sempat tertunda karena belum adanya kesepakatan dengan warga terdampak.

Kini seluruh pihak telah menyetujui pembangunan, sehingga proyek dapat dilaksanakan. Ia berharap tanggul tersebut mampu mengurangi dampak banjir rob, khususnya di Muara Angke.

“Setidaknya untuk jangka pendek dan menengah, masalah rob di wilayah ini bisa lebih terkendali, meski masih ada titik lain yang perlu penanganan,” pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon