ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pelajar Patungan Beli Air Keras sebelum Menyiram Korban Tawuran

Senin, 4 Agustus 2025 | 03:30 WIB
YT
DM
Penulis: Yohannes Tohap Hotman Tobing | Editor: DM
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengungkapkan fakta mengejutkan terkait kasus penyiraman air keras yang dilakukan sekelompok pelajar terhadap korban berinisial AP (17). Para pelaku diketahui patungan untuk membeli air keras, yang kemudian digunakan saat tawuran antarpelajar.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengungkapkan fakta mengejutkan terkait kasus penyiraman air keras yang dilakukan sekelompok pelajar terhadap korban berinisial AP (17). Para pelaku diketahui patungan untuk membeli air keras, yang kemudian digunakan saat tawuran antarpelajar. (Beritasatu.com/Yohannes Tohap Hotman Tobing)

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengungkapkan fakta mengejutkan terkait kasus penyiraman air keras yang dilakukan sekelompok pelajar terhadap korban berinisial AP (17). Para pelaku diketahui patungan untuk membeli air keras, yang kemudian digunakan saat tawuran antarpelajar.

“Mereka memang iuran untuk membeli air keras. Memang dari awal sudah diniatkan untuk dipakai saat tawuran,” kata Erick di Jakarta, Minggu (3/8/2025).

Kasus ini masih dalam pendalaman pihak kepolisian dan tengah dikembangkan untuk mengungkap jaringan lebih luas dari aksi tawuran brutal yang mengandalkan senjata berbahaya.

ADVERTISEMENT

Erick menjelaskan, tawuran pelajar saat itu dipicu provokasi dan saling tantang melalui media sosial. Setiap kelompok pelajar memiliki akun yang digunakan untuk mencari lawan bentrok. Jika mendapat tantangan, mereka kemudian janjian untuk bertemu dan melakukan aksi kekerasan.

“Itu mereka janjian di media sosial. Setelah cocok, mereka langsung kumpul dan tawuran,” ungkapnya.

Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara berhasil menangkap empat pelajar yang terlibat dalam aksi penyiraman air keras tersebut. Peristiwa ini terjadi di Jalan Sungai Bambu, Tanjung Priok, pada Jumat (1/8/2025).

Para pelaku diketahui merupakan siswa SMK di wilayah Koja, sedangkan korban AP adalah siswa SMK dari wilayah Tanjung Priok. Saat itu, sekitar 10 pelaku dari Koja berkeliling mencari lawan untuk tawuran. 

Karena tidak menemui kelompok lain, mereka tiba-tiba berpapasan dengan korban yang sedang berboncengan tiga menggunakan sepeda motor. “Spontan pelaku mendekati kendaraan korban, sempat terjatuh, lalu langsung menyiramkan air keras ke korban,” ujar Erick.

Korban kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka serius yang dideritanya. Sementara itu para pelaku telah diamankan dan tengah diperiksa lebih lanjut untuk proses hukum.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Hakim: Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terencana

Hakim: Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terencana

NASIONAL
Hendak Berjualan, Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras

Hendak Berjualan, Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras

JAWA TIMUR
Hakim Heran Motif Prajurit TNI Siram Air Keras Andrie Yunus

Hakim Heran Motif Prajurit TNI Siram Air Keras Andrie Yunus

JAKARTA
Andrie Yunus Absen di Persidangan, Otmil Mengaku Belum Bisa Bertemu

Andrie Yunus Absen di Persidangan, Otmil Mengaku Belum Bisa Bertemu

JAKARTA
TAUD Sebut Sidang Kasus Andrie Yunus Penuh Sandiwara

TAUD Sebut Sidang Kasus Andrie Yunus Penuh Sandiwara

JAKARTA
Andrie Yunus Disiram Cairan Pembersih Karat dan Air Aki

Andrie Yunus Disiram Cairan Pembersih Karat dan Air Aki

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon