ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Aksi 17 September di DPR, Ribuan Ojol Akan Suarakan 7 Tuntutan

Senin, 8 September 2025 | 14:18 WIB
AT
H
Penulis: Andrew Tito | Editor: HE
Ilustrasi pengemudi ojol
Ilustrasi pengemudi ojol (Beritasatu.com/Andrew Tito)

Jakarta, Beritasatu.com — Ribuan pengemudi ojek online (ojol) akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (17/9/2025). Aksi yang digagas Asosiasi Pengemudi Ojek Online Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia ini akan melibatkan pengemudi roda dua maupun roda empat dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, membenarkan bahwa aksi tersebut akan dipusatkan di depan gedung DPR dengan jumlah massa yang sangat besar.

“Estimasi massa gabungan antara 2.000 sampai 5.000 orang dari seluruh wilayah Indonesia,” kata Igun, Senin (8/9/2025).

ADVERTISEMENT

Aksi bertajuk "179 Ojol" ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan penegasan sikap kolektif pengemudi terhadap sejumlah kebijakan yang dinilai merugikan. Ada tujuh tuntutan utama yang akan disuarakan ke parlemen, yakni:

  1. Mendesak agar RUU Transportasi Online segera dibahas dan disahkan, untuk memberikan kepastian hukum serta perlindungan bagi pengemudi.
  2. Menuntut potongan komisi aplikator maksimal 10%, demi menjaga kesejahteraan pengemudi.
  3. Mengatur regulasi tarif pengantaran barang dan makanan, agar tidak ada disparitas harga yang merugikan driver.
  4. Melakukan audit investigatif terhadap potongan 5% yang selama ini diambil oleh pihak aplikator.
  5. Menghapus program yang dianggap membebani driver, seperti aceng, slot, multi order, dan member berbayar.
  6. Mendesak pemberhentian menteri perhubungan, yang dinilai terlalu berpihak pada kepentingan aplikator, dan menggantinya dengan figur yang dianggap pro-rakyat.
  7. Meminta kapolri mengusut tuntas kasus jatuhnya dua korban jiwa dari kalangan ojol pada kericuhan aksi tanggal 28 Agustus 2025 lalu.

Menurut Igun, ketujuh tuntutan tersebut lahir dari keresahan mendalam para pengemudi ojol yang merasa tidak diperlakukan adil. Aksi ini diharapkan menjadi momentum penting agar suara para pekerja transportasi online mendapat perhatian serius dari DPR.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon