Jakarta Running Festival 2025 Siap Dongkrak Citra dan Ekonomi
Rabu, 24 September 2025 | 23:25 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Jakarta mendukung penuh pelaksanaan Jakarta Running Festival 2025 yang akan digelar pada 23-26 Oktober mendatang. Ajang olahraga berskala internasional ini diharapkan mampu memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi olahraga dan pariwisata yang aman, nyaman, dan menarik.
Gubernur Jakarta Pramono Anung menyampaikan cita-citanya agar festival ini dapat sejajar dengan maraton kelas dunia pada 2027, bertepatan dengan perayaan 500 tahun Jakarta.
“Saya berharap Jakarta Running Festival bisa menjadi event setara dengan maraton besar dunia. Semakin sering Jakarta menyelenggarakan acara besar, semakin banyak manfaat yang diperoleh, baik bagi warga maupun ekonomi lokal,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/9/2025).
Pemprov Jakarta juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Perhubungan dan Polda Metro Jaya, untuk memastikan kelancaran pengaturan lalu lintas selama acara berlangsung.
Pramono menekankan, festival ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga kesempatan untuk mendorong ekonomi masyarakat, khususnya UMKM.
“Yang membawa uang, tolong belanja di Jakarta. Harga di sini kompetitif dan akan memperlancar perputaran ekonomi, menguntungkan penyelenggara, peserta, dan warga,” katanya.
Sementara, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Luhut Binsar Pandjaitan menambahkan, festival ini disiapkan dengan standar internasional. Hal tersebut sejalan dengan visi Gubernur Pramono untuk memperbanyak event global menjelang 500 tahun Jakarta.
“Kami berharap pelari kelas dunia bergabung di sini. Kualitas udara Jakarta sudah semakin baik, rute acara juga terus diperbaiki. Kehadiran wisatawan akan sangat menguntungkan Jakarta,” pungkas Luhut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




