ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pramono Minta Perbaikan Gerbang Tol Semanggi Dilakukan Saat Hari Libur

Kamis, 25 September 2025 | 17:49 WIB
MH
RA
Penulis: Mita Amalia Hapsari | Editor: RP
Gubernur Jakarta Pramono Anung memerintahkan pekerjaan perbaikan gerbang Tol Semanggi 1 dan 2 Tol Dalam Kota, Jakarta dilakukan saat hari libur, agar tidak menganggu dan merugikan masyarakat akibat kemacetan parah seperti pada Rabu 24 September 2025.
Gubernur Jakarta Pramono Anung memerintahkan pekerjaan perbaikan gerbang Tol Semanggi 1 dan 2 Tol Dalam Kota, Jakarta dilakukan saat hari libur, agar tidak menganggu dan merugikan masyarakat akibat kemacetan parah seperti pada Rabu 24 September 2025. (Beritasatu.com/Gilang Rahmat)

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung meminta agar perbaikan gerbang Tol Semanggi 1 dan 2 Tol Dalam Kota, Jakarta, tidak dilakukan saat jam berangkat dan pulang kerja. Ia menginstruksikan perbaikan gerbang tol dilakukan saat hari libur ketika volume kendaraan di Jalan Gatot Subroto lebih sedikit dibandingkan hari kerja.

"Saya sudah minta kepada Dinas Perhubungan untuk mengkoordinasikan. Jangan lagi dilakukan ketika jam banyak masyarakat sedang bertransportasi berangkat pulang kerja. Kemarin kan pulang kerja. Kalau mau melakukan ya hari libur lah gitu ya. Itu untuk mengatasi kemacetan," kata Pramono di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (25/9/2025) sore.

ADVERTISEMENT

Pramono mengatakan, kemacetan parah yang terjadi di Jalan Gatot Subroto pada Rabu (24/9/2025) sore hingga malam, terjadi lantaran adanya renovasi di gerbang Tol Semanggi 1 dan 2. Renovasi tersebut mengakibatkan lalu lintas masuknya kendaraan dari jalur reguler, terhambat, sehingga terjadi penumpukan kendaraan.

"Jadi di Semanggi, kemacetan kemarin disebabkan oleh pintu Semanggi 1 dan 2 yang dilakukan perbaikan. Karena ekses dari demo-demo kemarin yang mengalami kebakaran dan sebagainya dan itu dilakukan secara bersamaan," jelasnya.

Sementara itu, sejumlah gerbang Tol Dalam Kota (Dalkot) di Jakarta ditutup sementara mulai Selasa (23/9/2025) hingga Jumat (10/10/2025). Penutupan dilakukan bertahap dengan skema total maupun parsial, menyesuaikan kebutuhan perbaikan infrastruktur gardu dan fasilitas pendukung di lapangan. Rekayasa lalu lintas (lalin) disiapkan.

Kebijakan ini dikeluarkan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bekerja sama dengan PT Jasa Marga. Imbasnya, arus lalu lintas di sejumlah titik utama Jakarta, terutama di kawasan Semanggi, Jalan Gatot Subroto, hingga Slipi, mengalami kepadatan cukup signifikan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pramono Sebut Keamanan Proyek LRT Velodrome-Manggarai Jadi Prioritas

Pramono Sebut Keamanan Proyek LRT Velodrome-Manggarai Jadi Prioritas

JAKARTA
MRT Jakarta Fase 2A Capai 60 Persen, HI-Harmoni Dibidik Rampung 2027

MRT Jakarta Fase 2A Capai 60 Persen, HI-Harmoni Dibidik Rampung 2027

JAKARTA
TPST Bantargebang Kewalahan, Pramono Genjot Pilah Sampah di Jakarta

TPST Bantargebang Kewalahan, Pramono Genjot Pilah Sampah di Jakarta

JAKARTA
Jakarta Targetkan hanya Buang Sampah Residu ke TPST Bantargebang

Jakarta Targetkan hanya Buang Sampah Residu ke TPST Bantargebang

JAKARTA
Pramono Akan Segera Umumkan Kenaikan Tarif Transjakarta Blok M-Soetta

Pramono Akan Segera Umumkan Kenaikan Tarif Transjakarta Blok M-Soetta

JAKARTA
Pramono Mengaku Kecewa Laga Persija vs Persib Pindah Venue ke Segiri

Pramono Mengaku Kecewa Laga Persija vs Persib Pindah Venue ke Segiri

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon