ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kebakaran Gang Langgar Ludeskan 317 Rumah, Ribuan Warga Mengungsi

Senin, 29 September 2025 | 15:39 WIB
AT
HH
Penulis: Andrew Tito | Editor: HP
Kebakaran besar di Gang Langgar, Tamansari, Jakarta Barat, pada Minggu 28 September 2025.
Kebakaran besar di Gang Langgar, Tamansari, Jakarta Barat, pada Minggu 28 September 2025. (Beritasatu.com/Andrew Tito)

Jakarta, Beritasatu.com – Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Gang Langgar, Kelurahan Tangki, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Minggu (28/9/2025). Peristiwa ini menghanguskan sekitar 317 rumah dan memaksa sedikitnya 1.256 jiwa mengungsi.

Lurah Tangki, Iqbal Rahmat Thahir mengatakan api melalap kawasan padat seluas 10.406 meter persegi yang sebagian besar dihuni rumah semi permanen.

“Kebakaran ini menghanguskan ratusan rumah. Banyak warga harus mengungsi ke tempat kerabat, sehingga hanya sebagian kecil yang tinggal di posko,” ujarnya, Senin (29/9/2025).

ADVERTISEMENT

Hingga Senin siang, 175 warga tercatat mengungsi di Kantor Kelurahan Tangki dan 50 orang menempati Masjid Al-Muhajirin. Mayoritas korban memilih mengungsi ke rumah kerabat.

Iqbal memastikan tidak ada korban jiwa, meski tujuh orang mengalami luka ringan akibat tertusuk paku atau tertimpa reruntuhan saat membantu pemadaman.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka bakar berat,” katanya.

Pemerintah bersama BPBD Jakarta dan PMI telah mendirikan empat tenda pengungsian serta menyalurkan logistik berupa 1.500 porsi makanan siap saji. Dua toilet portabel dan enam tenda tambahan juga disiapkan.

“Kami pastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terlayani selama masa tanggap darurat,” jelas Iqbal.

Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah mempertimbangkan relokasi warga ke hunian vertikal atau rumah susun. Menurut Iqbal, opsi tersebut baru akan dibicarakan setelah masa tanggap darurat selama 7 hari berakhir.

“Wilayah Tangki memang rawan kebakaran karena padat dan rumah berdempetan. Relokasi ke hunian vertikal menjadi salah satu opsi,” ucapnya.

Proses pemadaman berlangsung sulit. Api sempat dinyatakan padam pada Minggu pukul 17.00 WIB, tetapi kembali menyala pukul 18.30 WIB dan lagi pada 02.30 WIB dini hari.

Sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan hingga Senin dini hari. Material kayu yang mendominasi rumah membuat api cepat merambat.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com di lokasi pada Senin siang, warga masih melakukan pendinginan dengan menyiram puing yang mengeluarkan asap putih. Bau hangus menyengat, sementara sejumlah dinding rapuh sengaja diruntuhkan untuk mencegah roboh mendadak.

Kebakaran di Gang Langgar ini merupakan yang ketiga kalinya sepanjang 2025 di Kelurahan Tangki. Kondisi permukiman padat dan akses jalan sempit membuat wilayah ini terus menjadi titik rawan kebakaran di Jakarta Barat.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon