ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gudang Ekspedisi di Cakung Hangus Terbakar, Kerugian Rp 500 Juta

Kamis, 16 Oktober 2025 | 10:50 WIB
AT
JS
Penulis: Andrew Tito | Editor: JAS
Gudang ekspedisi di Jalan Cakung Cilincing, Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, terbakar pada Rabu, 15 Oktober 2025.
Gudang ekspedisi di Jalan Cakung Cilincing, Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, terbakar pada Rabu, 15 Oktober 2025. (Beritasatu.com/Andrew Tito)

Jakarta, Beritasatu.com — Gudang ekspedisi di Jalan Cakung Cilincing, Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dilalap si jago merah pada Rabu (15/10/2025) malam. Insiden tersebut menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi karena kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar isi bangunan.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengungkapkan dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik di dalam gudang yang digunakan untuk penyimpanan paket.

“Objek yang terbakar merupakan gudang ekspedisi. Diduga kuat kebakaran disebabkan oleh fenomena kelistrikan atau korsleting di area penyimpanan,” ujar Abdul saat dikonfirmasi, Kamis (16/10/2025).

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Rumah Makan di Tebet Jaksel, Warga Panik

Menurut data Gulkarmat, laporan pertama mengenai insiden itu diterima sekitar pukul 18.46 WIB dari seorang warga bernama Aden yang melihat asap tebal membubung dari dalam bangunan. Merespons laporan tersebut, petugas segera mengerahkan 14 unit mobil pemadam beserta 70 personel ke lokasi kejadian.

Unit pertama tiba di lokasi sekitar pukul 18.54 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman awal. Hanya berselang satu menit kemudian, tepatnya pukul 18.55 WIB, seluruh regu mulai menyemprotkan air ke titik api utama untuk mencegah api merambat ke bangunan di sekitarnya.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Galangan Kapal Batam, 10 Pekerja Tewas

“Api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 19.37 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan pada pukul 19.44 WIB. Operasi pemadaman secara keseluruhan dinyatakan selesai pada pukul 21.44 WIB,” jelas Abdul.

Meski kobaran api cukup besar, petugas berhasil mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di kompleks pergudangan tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka yang dilaporkan dalam peristiwa itu.

Namun, kerugian materi akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 500 juta. Api melahap hampir seluruh bagian bangunan berukuran sekitar 200 meter persegi, termasuk tumpukan paket yang menunggu proses pengiriman.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Kebakaran Pademangan Tewaskan Ibu Hamil dan 2 Anak Kecil

“Kerugian diperkirakan mencapai setengah miliar rupiah dengan luas bangunan sekitar 200 meter persegi,” tambah Abdul.

Hingga Kamis (16/10/2025) siang, petugas masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan sumber pasti korsleting yang memicu kebakaran. Sementara itu, pihak ekspedisi tengah melakukan pendataan terhadap paket-paket yang ikut terbakar untuk keperluan klaim dan penggantian kepada pelanggan.

Peristiwa ini menambah daftar kebakaran akibat korsleting listrik di wilayah Jakarta Timur sepanjang Oktober 2025. Gulkarmat mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar lebih memperhatikan sistem instalasi listrik, terutama di area pergudangan yang menyimpan banyak bahan mudah terbakar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon