ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

5 Ton Ikan Sapu-Sapu Dikubur di Jaksel, MUI Turun Tangan Beri Arahan

Selasa, 21 April 2026 | 13:43 WIB
WT
WT
Penulis: Wahyu Sahala Tua | Editor: WS
Pemkot Jakarta Selatan intensifkan penangkapan ikan sapu-sapu demi selamatkan ekosistem lokal. Sebanyak 5 ton ikan dikubur massal sesuai rekomendasi MUI.
Pemkot Jakarta Selatan intensifkan penangkapan ikan sapu-sapu demi selamatkan ekosistem lokal. Sebanyak 5 ton ikan dikubur massal sesuai rekomendasi MUI. (ANTARA/DOK)

Jakarta, Beritasatu.com - Ikan sapu-sapu menjadi fokus penanganan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dengan memastikan proses penguburan dilakukan sesuai rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) guna menghindari kekeliruan di masyarakat.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menegaskan proses tersebut telah mengikuti arahan MUI. “Agar tidak menimbulkan kekeliruan ke depannya, kami melaksanakan proses ini sesuai saran MUI. Hari ini sudah berjalan dengan baik,” ujarnya di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Petugas gabungan kembali melakukan penangkapan di kawasan Pintu Air Setu Babakan, Jagakarsa. Dalam kegiatan kali ini, ditargetkan sebanyak lima ton ikan berhasil dikumpulkan. Sebelumnya, petugas juga telah mengamankan sekitar 5,3 ton dalam operasi serupa.

ADVERTISEMENT

Anwar memastikan seluruh ikan yang ditangkap dalam kondisi mati sebelum dikubur. “Pada kegiatan kali ini, ditargetkan sebanyak lima ton ikan sapu-sapu kita tangkap. Pada Jumat lalu, petugas berhasil mengumpulkan sekitar 5,3 ton ikan sapu-sapu,” ucapnya.

Di tengah upaya tersebut, keberadaan ikan sapu-sapu dinilai berdampak serius terhadap ekosistem perairan. Spesies ini diketahui memangsa telur ikan lokal yang biasa dikonsumsi masyarakat.  “Populasi ikan lokal menurun karena telur-telurnya dimangsa oleh ikan sapu-sapu,” ungkapnya.

Penangkapan akan terus dilakukan secara intensif dua kali dalam sepekan dengan fokus pada wilayah hulu. Langkah ini diharapkan mampu menekan penyebaran hingga ke hilir serta memperbaiki kualitas air. “Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas lingkungan dan air semakin baik sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat dan sejahtera,” paparnya.

Seorang warga, Yanuar Hadi (47), mengapresiasi langkah tersebut. “Kami mendukung kegiatan ini karena pengendalian ikan sapu-sapu lebih baik dibandingkan harus mengorbankan ikan lokal,” katanya.

Operasi pengendalian ini melibatkan sekitar 60 personel gabungan dari unsur Pemkot Jakarta Selatan, TNI, dan masyarakat. Upaya berkelanjutan ini diharapkan mampu memulihkan keseimbangan ekosistem perairan dari ancaman ikan sapu-sapu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon