ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Banjir 50 Cm Picu Macet Parah di Ring Road Puri-Rawa Buaya

Selasa, 5 Mei 2026 | 11:25 WIB
AT
DM
Penulis: Andrew Tito | Editor: DM
Genangan banjir setinggi 40 hingga 50 sentimeter memicu kemacetan parah di kawasan Ring Road Puri hingga Rawa Buaya, Jakarta Barat, Selasa (5/5/2026) pagi. Kondisi ini terjadi sejak sekitar pukul 10.30 WIB dan berdampak luas pada aktivitas warga serta pengguna jalan.
Genangan banjir setinggi 40 hingga 50 sentimeter memicu kemacetan parah di kawasan Ring Road Puri hingga Rawa Buaya, Jakarta Barat, Selasa (5/5/2026) pagi. Kondisi ini terjadi sejak sekitar pukul 10.30 WIB dan berdampak luas pada aktivitas warga serta pengguna jalan. (Beritasatu.com/Andrew Tito)

Jakarta, Beritasatu.com - Genangan banjir setinggi 40 hingga 50 sentimeter memicu kemacetan parah di kawasan Ring Road Puri hingga Rawa Buaya, Jakarta Barat, Selasa (5/5/2026) pagi. Kondisi ini terjadi sejak sekitar pukul 10.30 WIB dan berdampak luas pada aktivitas warga serta pengguna jalan.

Banjir dilaporkan mulai terjadi sejak dini hari. Salah satu warga setempat, Tajudin, mengatakan genangan air sudah muncul sejak sekitar pukul 04.00 WIB dan terus meningkat hingga pagi.

“Ini dari pukul 04.00 WIB, kurang lebih sebelum subuh. Sekarang malah semakin meningkat, soalnya di atas makin banjir,” ujar Tajudin saat ditemui di lokasi.

ADVERTISEMENT

Ketinggian air di sejumlah lokasi mencapai 40 hingga 50 sentimeter. Bahkan, banjir turut merendam kawasan permukiman warga hingga masuk ke dalam rumah. 

“Perumahan sebagian besar, sekitar 50 persen sudah tergenang. Air masuk ke dalam rumah, ketinggiannya 30 sampai 40 senti,” ungkapnya.

Selain merendam permukiman, genangan juga berdampak serius terhadap arus lalu lintas. Kemacetan panjang terjadi, terutama di sekitar kolong tol dan jalur utama ring road.

“Ini macet terparah. Hari kerja begini sudah pasti, bahkan hari Minggu saja bisa macet parah,” kata Tajudin.

Tajudin juga menyoroti perubahan kondisi lingkungan yang dinilai memperparah banjir. Ia menyebut frekuensi banjir kini meningkat dibandingkan beberapa tahun lalu.

“Dahulu mungkin tujuh tahun sekali baru banjir seperti ini. Sekarang mah, sebulan tiap gerimis juga banjir,” ujarnya.

Ia menduga proyek pembangunan di sekitar wilayah tersebut menjadi salah satu pemicu, terutama karena sistem drainase dinilai belum memadai.

“Bukan luapan kali. Sejak ada proyek itu, Mutiara Indah, jadi sering banjir. Harusnya sebelum dibangun, drainasenya diperbaiki dahulu. Ini bangun dahulu, drainasenya belakangan. Sekarang sudah terlambat,” kata Tajudin.

Banjir ini menambah daftar persoalan di Jakarta Barat yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi. Selain faktor cuaca, persoalan tata ruang dan sistem drainase masih menjadi tantangan utama.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait terkait penanganan genangan maupun tindak lanjut atas keluhan warga. Pengguna jalan diimbau untuk menghindari jalur Ring Road Puri-Rawa Buaya dan mencari rute alternatif.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

8 Desa di Pati Kembali Banjir, Ribuan Warga Terdampak

8 Desa di Pati Kembali Banjir, Ribuan Warga Terdampak

JAWA TENGAH
Banjir Rendam Cinangka hingga Tapos, Pengendara Pilih Dorong Motor

Banjir Rendam Cinangka hingga Tapos, Pengendara Pilih Dorong Motor

JAWA BARAT
Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

Hari Kedua, Banjir Masih Rendam Permukiman Warga di Cipondoh Tangerang

BANTEN
Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

Banjir Rendam Kebon Pala, Warga Beraktivitas di Tengah Genangan

JAKARTA
Banjir Masih Rendam Cipondoh, 210 Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir Masih Rendam Cipondoh, 210 Warga Terpaksa Mengungsi

BANTEN
BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

BPBD Catat 80 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang Banjir

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon