ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dianggap Istimewakan Pesepeda, Ini Jawaban Anies

Kamis, 3 Juni 2021 | 19:40 WIB
YP
JS
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: JAS
Warga menggunakan sepeda melintas di dalam dan luar jalur sepeda di Jalan Jenderal Sudirman di Jakarta, Minggu 14 Maret 2021.
Warga menggunakan sepeda melintas di dalam dan luar jalur sepeda di Jalan Jenderal Sudirman di Jakarta, Minggu 14 Maret 2021. (BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjawab anggapan dari sejumlah pihak yang menyebutkan dirinya terlalu mengistimewakan para pengguna sepeda. Anies menegaskan, tidak ada yang diistimewakan, namun dirinya memberikan ruang dan memfasilitasi agar para pesepeda bisa melakukan aktivitasnya dengan lancar dan aman.

"Kita terus konsisten memfasilitasinya (pesepeda agar punya jalur khusus)," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/6/2021).

Anies mengatakan, jalan di Jakarta bukan hanya milik satu moda transportasi saja. Jalan di Jakarta bisa dimanfaatkan oleh moda transportasi apa saja sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hanya saja, kata Anies, yang menjadi prioritas DKI Jakarta sekarang adalah menjadikan sepeda sebagai sarana transportasi, bukan hanya saja alat untuk olahraga.

"Sadarilah bahwa jalan ini bukan milik satu jenis moda transportasi, jadi jangan sampai ada yang menggunakan jalan tanpa memikirkan keselamatan orang lain maupun keselamatan dirinya," tandas Anies.

ADVERTISEMENT

Karena itu, Anies mengimbau para pengguna jalan baik itu pejalan kaki, pesepeda maupun kendaraan bermotor untuk saling menghormati dan menaati peraturan yang berlalu. Hal ini penting agar mencegah terjadinya kecelakaan.

"Pejalan kaki, pengendara sepeda, pengendara kendaraan bermotor, itu semua adalah pengguna jalan. karena itu saling hormati. Ikut ketentuan yang ada, insyaallah perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya akan selamat. Karena nomor satu adalah keselamatan bagi pengguna jalan," pungkas Anies.

Diketahui, Gubernur Anies memang sedang membangun infrastruktur yang mendukung sepeda menjadi sarana transportasi di Jakarta. Salah satunya, adalah jalur khusus sepeda di Jalan Sudirman-MH Thamrin yang panjangnya 63 kilometer. Bahkan, pihaknya akan menambah 101 kilometer lagi tahun 2021 ini sehingga targetnya jalur khusus sepeda tahun ini bisa mencapai 170 kilometer.

Selain itu, Anies juga telah mewajibkan para pemilik gedung di Jakarta untuk menyediakan tempat parkir khusus bagi sepeda yang luasnya 10% dari kapasitas tempat parkir. Anies juga sedang melakukan uji coba jalur khusus bagi pengguna sepeda balap atau (road bike) di jalan layang non-tol (JLNT) Kasablanka-Tanah Abang. Uji coba ini juga rencananya akan dilakukan di Jalan Sudirman-MH Thamrin.

Kebijakan lain yang mendukung pesepeda adalah mengizinkan sepeda lipat dan nonlipat masuk ke MRT dan menyediakan fasilitas parkir di stasiun MRT. 



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Cak Imin Desak DKI Benahi Jalur Sepeda demi Jakarta Sehat-Bebas Polusi

Cak Imin Desak DKI Benahi Jalur Sepeda demi Jakarta Sehat-Bebas Polusi

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon