ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kapolda: Kami Tidak Berhenti Sampai Tanjung Priok Bersih dari Pungli

Kamis, 17 Juni 2021 | 16:48 WIB
BM
B
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: B1
Polda Metro Jaya, membekuk 24 orang tersangka dari 4 kelompok jasa pengamanan dan pengawalan yang diduga melakukan pungli dan aksi premanisme terhadap sopir truk kontainer, di luar kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
Polda Metro Jaya, membekuk 24 orang tersangka dari 4 kelompok jasa pengamanan dan pengawalan yang diduga melakukan pungli dan aksi premanisme terhadap sopir truk kontainer, di luar kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. (Beritasatu/Bayu Marhaenjati)

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Fadil Imran menegaskan, polisi tidak akan berhenti melakukan penindakan di Tanjung Priok. Targetnya adalah seluruh pelaku kriminal yang melakukan pungutan liar (pungli) dan aksi premanisme bersih dari kawasan pelabuhan tersebut.

"Kami tidak akan berhenti sampai benar-benar seluruh pelaku kriminal mulai dari yang terorganisir maupun perorangan dengan baju jasa pengamanan bisa kami tindak. Dan, wilayah Pelabuhan Tanjung Priok clear dari pungli," ujar Fadil di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/6/2021).

Dikatakan Fadil, tidak boleh ada 1 rupiah pun yang keluar dari kantong sopir truk untuk para preman dan kelompok organisasi preman.

"Termasuk akan mendalami pihak-pihak yang melakukan support atau dukungan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Fadil menyampaikan, polisi akan terus bergerak dari hulu ke hilir membersihkan seluruh perilaku kriminal, penyakit masyarakat, tentunya dengan data dan fakta yang terukur.

"Langkah selanjutnya adalah membangun komunikasi, membangun sinegi dengan seluruh elemen dan stakeholder yang memiliki kepentingan rantai ekspor-impor di wilayah Tanjung Priok. Mulai dari pabrik sampai ke Tanjung Priok. Kami ingin agar sistem transportasi seperti gate system dan sistem antrean bisa diperbaiki agar faktor atau situasi yang dapat terjadi kejahatan dapat diminimalisir. Soft approach akan kami kerjakan agar penyakit ini tidak berulang," tandasnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon