DKI Catat 70 Kasus Varian Baru Covid-19, Terbanyak Kasus Impor
Kamis, 24 Juni 2021 | 20:54 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengungkapkan pihaknya mencatat sebanyak 70 kasus varian baru mutasi Covid-19 di Jakarta. Dari jumlah tersebut, kata Dwi, terbanyak merupakan kasus impor sebanyak 33 kasus.
Hal ini berdasarkan pemeriksaan sampel Whole Genome Sequencing atau WGS, di mana Dinkes DKI Jakarta sudah mengirim 987 total keseluruhan sampel terduga mutasi virus ke Kemkes.
"Dari jumlah 987 sampel terduga mutasi virus, 70 sampel dinyatakan sebagai Variant of Concern atau VoC," ujar Dwi di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (24/6/2021).
Dari 70 kasus varian baru tersebut, kata Dwi, telah diidentifikasi bahwa 33 kasus memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri atau kasus impor. Sisanya merupakan 19 transmisi lokal varian Delta di DKI Jakarta dan 10 transmisi lokal varian Delta di Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Debotabek) yang mana pemeriksaannya dilakukan di Jakarta.
"Lalu 8 kasus masih dalam proses verifikasi apakah merupakan varian Delta dari luar negeri atau transmisi lokal," tandas dia.
Lebih lanjut, Dwi merinci 70 kasus varian baru tersebut, yakni 12 varian Alpha (B.117), 3 varian Beta (B.1.351), 55 varian Delta (B.1617.2).
"Dari hasil studi, varian Delta terbukti 4 kali lebih menular dan meningkatkan angka perawatan rumah sakit. Namun, dengan vaksinasi dan taat protokol kesehatan secara ketat, dapat meminimalisir potensi tertular virus ini," pungkas Dwi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




