Kabar Baik dari Wagub Riza, Permintaan Oksigen di RS Jakarta Menurun
Jumat, 9 Juli 2021 | 13:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengungkapkan kebutuhan oksigen bagi pasien yang dirawat di rumah sakit mengalami penurunan. Riza mengakui, permintaan oksigen di rumah sakit (RS) di Jakarta pernah mencapai 234 tabung dan Kamis kemarin permintaannya menurun hanya 98 tabung.
"Alhamdulillah, kebutuhan oksigen di rumah sakit menurun, memang pernah sampai 234 tabung, lalu turun menjadi 102 tabung, 63 tabung, 83 tabung, dan hari ini 98 tabung, jadi ada penurunan juga meski masih fluktuatif," ujar Riza di Jakarta, Jumat (9/7/2021).
Berdasarkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kata Riza, dalam 5 hari terakhir, permintaan oksigen di RS Jakarta mencapai 580 tabung. Menurut dia, jumlah tersebut berkurang dibandingkan 5 hari sebelumnya. Namun, Riza tidak menjelaskan secara detail volume oksigen di 580 tabung tersebut dan jumlah permintaan oksigen 5 hari sebelumnya.
"Total 580 tabung dalam 5 hari terakhir. Artinya, pasien yang membutuhkan berkurang. Mudah-mudahan ini pertanda baik, pasien yang kondisinya sedang berat berkurang. Kita harapkan kerja sama semua pihak, kolaborasi, sama-sama kita mencegah menangani penyebaran Covid-19 di Jakarta," jelas dia.
Riza juga memastikan masalah ketersediaan oksigen di DKI Jakarta yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir sudah tertangani dengan baik. Ketersediaan oksigen dan suplai yang lancar dapat memberikan kemudahan bagi semua rumah sakit, baik RSUD maupun RS swasta di Jakarta dalam memenuhi kebutuhan oksigen yang semakin besar dalam penanganan wabah Covid-19 di Jakarta.
Riza mengingatkan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk tidak menimbun tabung oksigen di rumah masing-masing maupun di berbagai tempat. Karena, ketersediaan oksigen sangat dibutuhkan, terlebih di masa pandemi, bagi pasien Covid-19 dan pasien penyakit lain yang membutuhkan oksigen di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.
"Jadi, sekali lagi mohon kerja samanya seluruh masyarakat. Kami terus mengupayakan, memfasilitasi, dan berkoordinasi, bekerja sama dengan seluruh pihak dalam rangka memastikan ketersediaan oksigen di wilayah DKI Jakarta," imbuhnya.
Perlu diketahui, Pemprov DKI Jakarta menyediakan posko Oxygen Rescue di Monas, Jakarta Pusat dan membuka kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan oksigen di Jakarta. Kolaborasi yang dilakukan antara lain, penyediaan tambahan tabung, isi ulang, dan distribusi tabung oksigen. Kolaborasi dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi semua rumah sakit, baik RSUD maupun RS swasta di Jakarta, sebab kebutuhan oksigen di masa pandemi Covid-19 semakin besar. Posko Rescue Oxygen di Monas dibuka selama berlangsungnya penanganan Covid-19 di Ibu Kota.
"Kapasitas per hari di Posko Rescue Oxygen Pemprov DKI Jakarta, 300 tabung ukuran 6 meter kubik yang disebar ke 25 rumah sakit di wilayah DKI Jakarta. Masing-masing 10 sampai 15 tabung. DKI Jakarta, beberapa hari yang lalu, minggu yang lalu cukup kewalahan memenuhi oksigen bagi pasien Covid-19. Namun, semuanya bisa diatasi, tidak ada kekurangan, semuanya kita cukupi," pungkas Riza.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




