Logo BeritaSatu

Meski Biaya Tinggi, Penerbitan Obligasi 2023 Tetap Marak

Rabu, 7 Desember 2022 | 08:59 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah era suku bunga tinggi yang memicu kenaikan cost of fund (beban biaya), penerbitan obligasi korporasi pada tahun 2023 tetap marak. Hal ini sejalan dengan tingginya kebutuhan refinancing perusahaan pada tahun depan.

Ekonom Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Suhindarto menjelaskan, jumlah penerbitan tetap akan ramai pada tahun depan, tetapi nilainya akan lebih rendah ketimbang 2022. “Emisi pada tahun depan kemungkinan jumlahnya tidak akan jauh dari tahun 2022,” jelas Suhindarto kepada media, Selasa (6/2/22).

Advertisement

Dia menambahkan, kecilnya nilai emisi karena 2023 merupakan tahun pemilu sehingga para perusahaan lebih bersikap wait and see. Di sisi lain, proyeksi kenaikan suku bunga yang akan berlanjut pada tahun depan juga akan menjadi kendala bagi korporasi untuk menerbitkan obligasi sejalan kenaikan biaya atau cost of fund. “Meski demikian kebutuhan akan refinancing akan menjadi pendorong korporasi untuk menerbitkan surat utang,” ujarnya.

Suhindarto mengungkapkan, suku bunga yang tinggi akan menjadi pemicu naiknya imbal hasil (yield) Surat Utang Negara (SUN) yang menjadi acuan obligasi korporasi. Dengan demikian, harga SUN tahun depan juga turut melemah. Kondisi ini memberatkan perusahaan penerbit, tetapi menguntungkan investor.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pefindo Hendro Utomo mengatakan, pada 2023 finansial diproyeksikan menjadi salah satu sektor paling getol dalam menerbitkan obligasi seiring pulihnya pembiayaan. “Sektor lainya yang juga akan marak, yakni pulp & paper, konstruksi serta pertambangan,” kata dia.

Sementara hingga November 2022 Pefindo menyebut memegang mandat pemeringkatan obligasi dengan jumlah mencapai Rp 11,6 triliun yang yang berasal dari 17 perusahaan baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta. Secara terinci, sebanyak sembilan perusahaan berasal dari swasta dengan senilai Rp 6,78 triliun dan delapan perusahaan BUMN dengan nilai Rp 4,37 triliun.

Adapun secara sektoral, tercatat sektor industri pulp & paper berencana melakukan emisi obligasi sebesar Rp 2,03 triliun. sektor pertambangan sebesar Rp 2 triliun, sektor jalan tol Rp 1,5 triliun, multifinance Rp 1,5 triliun, dan sektor jasa kurir & logistik sebesar Rp 600 miliar.

Sedangkan dari segi jenis utangnya, Pefindo telah memberikan pemeringkatan penawaran umum berkelanjutan (PUB) berjumlah Rp 2,95 triliun, PUB obligasi Rp 2,93 triliun dan sukuk Rp 2,1 triliun. “Karena ini baru sebatas mandat, maka realisasi penerbitan bisa secepatnya atau mundur hingga tahun depan,” kata dia.

Baca selanjutnya
Risiko Gagal BayarTren peningkatan suku bunga semakin menambah beban perusahaan yang ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bersaing di Pasar Roda Dua, Tangkas Motor Listrik Buka 5 Showroom

Tangkas Motor Listrik akan melaunching showroom di lima Kota di Indonesia dalam waktu satu pekan ke depan.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Mandiri Capital Masih Rajin Berburu Kandidat Startup

PT Mandiri Capital Indonesia (MCI), salah satu anak usaha Bank Mandiri di bidang modal ventura, masih berburu kandidat startup potensial.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Tingkatkan Kontribusi dan Beri Pelayanan Terbaik, PLN Siapkan 6 Strategi

PLN menyiapkan 6 strategi untuk membawa perusahaan melaju kencang pada 2023 ini. PLN memaparkan 6 strategi itu dalam RDP bersama Komisi VII DPR.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Teten: Revisi UU Koperasi Cegah Penjahat Keuangan Pindah

Teten Masduki mengatakan, rencana revisi Undang-undang (UU) Koperasi bertujuan mencegah penjahat keuangan di perbankan pindah ke koperasi.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Finalis Puteri Indonesia dari Papua Ini Metamorfosis Jadi Peternak Sukses

Maria Fransisca Tambingon, finalis Puteri Indonesia 2014 sukses membesarkan usaha peternakan ayam petelur bersama Papua Muda Inspiratif.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Peserta BPJS Kesehatan Bisa Bayar Iuran di Outlet Pegadaian

Pegadaian resmi membuka layanan pendaftaran peserta baru dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Pelatihan Komunitas UMKM Kejar 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

Melalui adanya proses pengolahan dari barang mentah menjadi siap konsumsi di sektor UMKM dapat mencapai target 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Luhut: Sampah Plastik Masalah Dunia, Harus Ditangani dengan Baik

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengatakan sampah plastik adalah masalah dunia dan harus ditangani dengan baik.

EKONOMI | 8 Februari 2023

Garuda Indonesia Tanggapi 2 Kreditur Ajukan Pembatalan Perdamaian

Dua kreditur PT Garuda Indonesia Tbk (GIIA), mengajukan pembatalan perdamaian proses homologasi PKPU ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

EKONOMI | 8 Februari 2023

PUPR Targetkan Pembangunan Jalan Tol 509,01 Km di 2023

Kementerian PUPR menargetkan penambahan total jalan tol baru sepanjang 509,01 kilometer (km) pada tahun 2023.

EKONOMI | 8 Februari 2023


TAG POPULER

# Lee Da In


# 1 Abad NU


# Christine Hakim


# Susi Air


# Praxion


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
DPR Dorong Pelaksanaan Ibadah Haji 2023 Dipersingkat Jadi 35 Hari

DPR Dorong Pelaksanaan Ibadah Haji 2023 Dipersingkat Jadi 35 Hari

NASIONAL | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE