ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemangkasan Anggaran AS Kurangi PDB RI hingga 0,2%

Kamis, 7 Maret 2013 | 17:19 WIB
WS
WP
Penulis: Wahyu Sudoyo | Editor: WBP
Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi, pemandangan gedung-gedung bertingkat di Jakarta.
Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi, pemandangan gedung-gedung bertingkat di Jakarta. (ANTARA FOTO/ANTARA FOTO)

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemkeu) memprediksi kebijakan pemangkasan anggaran Amerika Serikat (AS) hingga US$ 85 miliar akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi atau Produk domestik Bruto (PDB/GDP) Indonesia pada tahun ini antara 0,1 hingga 0,2 persen.

Pemangkasan akan memperlambatan pertumbuhan ekonomi AS, sehingga impor barang dari Indonesia tertekan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemkeu Bambang PS Brodjonegoro menjelaskan AS merupakan salah satu mitra dagang penting bagi Indonesia. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang memperlambat pertumbuhan ekonomi negeri Paman Sam itu, akan berdampak pula pada penurunan impor dari mitra dagangnya.

"Perlambatan ekonomi di AS akan punya pengaruh ke Indonesia karena AS mitra dagang pentingnya Indonesia, mungkin bisa mengakibatkan gangguan 0,1-0,2 persen Gross Domestic Product (GDP) Indonesia ya kira-kira," ujar Bambang dikantornya, Jakarta, Kamis (7/3).

ADVERTISEMENT

Menurut Bambang sebagai langkah antisipasi, pemerintah mengupayakan dua cara, yakni dari sisi penguatan pasar ekspor (eksternal) dan dari sisi penguatan pasar domestik (internal).

Di sisi eksternal, katanya, pemerintah harus mencari alternatif kawasan yang potensial sebagai pasar tujuan ekspor baru untuk menggantikan AS.

Sedangkan dari sisi internal, Bambang berpendapat pemerintah bisa mendorong investasi serta meningkatkan konsumsi masyarakat. "Kita coba ganti (pasar AS) dari dalam dan bagaimana dari negara lain," katanya.

Kendati demikian Bambang menyatakan perlambatan ekonomi AS tidak membuat kondisi global semakin parah dari sebelumnya. Pasalnya, perkembangan ekonomi Eropa menunjukkan tanda-tanda perbaikan dibanding AS.

Sebelumnya Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo memprediksi pertumbuhan ekonomi AS akan turun hingga 50 persen menyusul kebijakan pemangkasan anggaran. Hal ini juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi global, mengingat AS merupakan salah negara ekonomi terbesar dunia.

Oleh karenanya, dia menyatakan, pemerintah akan mengawasi dampak pemangkasan anggaran itu termasuk terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Negara Masuk Mode Survival, Purbaya: Tak Ada Ruang Main-main

Negara Masuk Mode Survival, Purbaya: Tak Ada Ruang Main-main

EKONOMI
Program Koperasi Merah Putih Perlu Sediakan Mitigasi Fiskal

Program Koperasi Merah Putih Perlu Sediakan Mitigasi Fiskal

EKONOMI
3 Pilar Utama yang Jadi Landasan Kebijakan Ekonomi RI

3 Pilar Utama yang Jadi Landasan Kebijakan Ekonomi RI

EKONOMI
Ekonom Sebut Pengendapan Dana Daerah Tunjukkan Fungsi Fiskal Tak Jalan

Ekonom Sebut Pengendapan Dana Daerah Tunjukkan Fungsi Fiskal Tak Jalan

EKONOMI
Kadin Ingatkan Menkeu Purbaya Soal Fiskal, Pajak, dan Cukai

Kadin Ingatkan Menkeu Purbaya Soal Fiskal, Pajak, dan Cukai

EKONOMI
Pamit Sri Mulyani pada Akhir Jabatan: Saya Mohon Maaf

Pamit Sri Mulyani pada Akhir Jabatan: Saya Mohon Maaf

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon