Anak Usaha Indika Energy Buyback Surat Utang Rp 464,6 M
Minggu, 11 Desember 2022 | 18:30 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Entitas anak PT Indika Energy Tbk (INDY) melakukan pembelian kembali (buyback) surat utang atau obligasi senilai total US$ 41,44 juta atau Rp 464,6 miliar. Hal ini dilakukan Indika Energy Capital III Pte Ltd dan Indika Energy Capital IV Pte Ltd.
"Pada 8 Desember 2022, anak perusahaan perseroan telah melakukan pembelian kembali atas porsi jumlah terutang atas surat utang perseroan di pasar terbuka," jelas Sekretaris Perusahaan Indika Energy, Adi Pramono dalam keterangan resmi perseroan yang dikutip Investor Daily, di Jakarta, Minggu (11/12/2022).
Indika Energy Capital III Pte Ltd telah membeli 5,875% dari surat utang yang jatuh tempo pada 2024, dengan jumlah prinsipal agregat mencapai US$ 10,5 juta di pasar terbuka. Surat utang 2024 yang dibeli kembali, merepresentasikan sekitar 1,83% dari nilai pokok awal surat utang 2024.
Setelah cancellation atas surat utang 2024 yang dibeli kembali, jumlah terutang dari surat utang 2024 adalah US$ 322,87 juta yang mewakili sekitar 56,15% dari jumlah pokok awal surat utang 2024.
Selanjutnya, Indika Energy Capital IV Pte Ltd telah membeli 8,25% surat utang yang jatuh tempo pada 2025, dengan jumlah prinsipal agregat mencapai US$ 30,94 juta di pasar terbuka. Surat utang 2025 yang dibeli kembali merepresentasikan sekitar 4,85% dari nilai pokok awal surat utang 2025.
Setelah pelaksanaan buyback obligasi 2025, jumlah terutang dari surat utang 2025 adalah US$ 567,93 juta yang mewakili sekitar 84,14% dari jumlah pokok awal surat utang 2025.
"Tidak terdapat dampak khusus atas penyampaian keterbukaan informasi ini, mengingat penyampaian keterbukaan informasi ini merupakan pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi berdasarkan POJK 31," tegas Adi.
Sebelumnya, emiten batu bara ini juga telah melakukan buyback surat utang 2024 senilai US$ 29,02 juta atau Rp 448,9 miliar pada Oktober 2022.
Surat utang yang dibeli kembali tersebut merepresentasikan 5,05% dari nilai pokok awal surat utang 2024 yang mencapai US$ 362,39 juta atau sekitar Rp 5,6 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




