ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Teten Sebut KUR Klaster Perkuat Peluang UMKM Naik Kelas

Senin, 19 Desember 2022 | 18:42 WIB
AK
FH
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: FER
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki (Beritasatu Photo)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Klaster memberikan beragam manfaat pendampingan bagi para pelaku UMKM sehingga meningkatkan peluang mereka untuk naik kelas ke skala usaha yang lebih tinggi.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, KUR Klaster memberikan peluang pembiayaan KUR kepada kelompok usaha dengan plafon hingga Rp 500 juta per unit usaha.

"KUR Klaster juga memperkuat kemitraan UMKM dengan usaha besar menempatkan UMKM bagian dari rantai pasok industri sehingga bisa meningkatkan kemampuan manajemen usaha, meningkatkan kualitas produksi, dan meningkatkan kapasitas UMKM jadi naik kelas," ucap Teten Masduki dalam acara Penyerahan KUR Klaster dan Penyaluran Dana melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM), Senin (19/12/2022).

Menurut Teten, pelaksanaan program KUR Klaster menjadi sangat penting bagi Indonesia khususnya untuk meningkatkan kemitraan usaha besar dengan usaha kecil. Saat ini UMKM sudah terhubung ke rantai pasok industri di Indonesia baru 7%, yang terhubung ke rantai pasok global baru 4%.

ADVERTISEMENT

"Vietnam sudah 26%, sehingga sangat relevan kita memperluas kur Klaster agar meningkatkan kemitraan usaha besar dan usaha kecil," tandas Teten.

KUR Klaster biasanya ditujukan untuk kelompok usaha yang melibatkan mitra usaha untuk perkebunan rakyat, perikanan rakyat, peternakan rakyat, industri UMKM, serta kelompok usaha yang memproduksi produk lokal, berbahan baku lokal, dan usaha produktif lainnya. Sejauh ini, KUR Klaster sudah diterapkan di sektor pertanian dan kali ini akan diterapkan ke pelaku UMKM di sektor lainnya. UMKM yang terhubung perdagangan elektronik juga bisa memanfaatkan KUR Klaster.

"Ini bisa menjadi solusi bagi usaha mikro dan kecil yang terkendala masalah agunan pinjaman. Di sini lain kami juga terus mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan aplikasi digital dalam pencatatan keuangan mereka," tandas Teten.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Prabowo Panggil Cak Imin ke Istana Bahas Soal Kemiskinan hingga UMKM

Prabowo Panggil Cak Imin ke Istana Bahas Soal Kemiskinan hingga UMKM

EKONOMI
Kisah Lilis si Ibu Rumah Tangga: Ubah Limbah Jadi Harapan Ekonomi

Kisah Lilis si Ibu Rumah Tangga: Ubah Limbah Jadi Harapan Ekonomi

EKONOMI
AstraPay Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi UMKM di Momentum HUT ke-6

AstraPay Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi UMKM di Momentum HUT ke-6

EKONOMI
Revisi Aturan E-Commerce Akan Perbesar Ruang Promosi Produk Lokal

Revisi Aturan E-Commerce Akan Perbesar Ruang Promosi Produk Lokal

EKONOMI
Pemerintah Siapkan Revisi Aturan E-Commerce Merespons Keluhan UMKM

Pemerintah Siapkan Revisi Aturan E-Commerce Merespons Keluhan UMKM

EKONOMI
OJK Panggil KoinP2P Soal Kewajiban kepada para Lender

OJK Panggil KoinP2P Soal Kewajiban kepada para Lender

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon