Menteri Trenggono Targetkan Produksi Udang 2 Juta Ton di 2024
Senin, 26 Desember 2022 | 17:55 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Untuk menggenjot produktivitas sektor perikanan budidaya di Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan fokus pada komoditas berorientasi ekspor yang mempunyai nilai ekonomis tinggi, salah satunya udang.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, KKP menargetkan produksi udang bisa mencapai 2 juta ton per tahun pada tahun 2024. Untuk itu, saat ini tengah disiapkan 1.000 hektar kawasan tambak udang modern.
"Untuk penerapan kampung budidaya, ada beberapa yang sudah kita kembangkan seperti kampung budidaya patin dan rumput laut. Kemudian kita ingin membuat semacam satu kawasan budidaya yang modern, yang bagus dan berjangka panjang, salah satunya yang dikejar adalah budidaya udang," ungkap Menteri Trenggono dalam Bincang Bahari Edisi Spesial di Kantor Pusat KKP, Jakarta, Senin (26/12/2022).
Menteri Trenggono mengungkapkan, permintaan udang di seluruh dunia mencapai sekitar US$ 30 miliar. Indonesia sendiri dengan luas wilayah yang besar dan area yang bagus menurutnya perlu memanfaatkan potensi tersebut.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono didampingi para pejabat eselon I memaparkan kinerja sektor kelautan dan perikanan sepanjang tahun 2022, dalam acara Bincang Bahari Edisi Spesial, Jakarta, Senin, 26 Desember 2022.
"Kita sedang menuju ke arah sana, menyiapkan lahan dan sebagainya. Mudah-mudahan di sisa pemerintahan ini sampai 2024 akhir, kita sudah bisa selesai melaksanakan sebesar 1.000 hektar kawasan tambak udang modern. Ini jadi salah satu target KKP juga di akhir 2024 mencapai 2 juta ton produksi udang," kata Trenggono.
KKP sendiri mengusung lima program ekonomi biru dalam mengelola sektor kelautan dan perikanan di Indonesia. Program yang mencakup hulu hingga hilir tersebut berupa perluasan kawasan konservasi, penerapan kebijakan penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan budidaya berkelanjutan, pengelolaan berkelanjutan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta penanganan sampah laut melalui program bulan cinta laut (BCL).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




