ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sambut Pencabutan PPKM, Asita Optimistis Pariwisata Bangkit

Selasa, 3 Januari 2023 | 16:41 WIB
CL
FH
Penulis: Cindy Layan | Editor: FER
Ilustrasi wisatawan.
Ilustrasi wisatawan. (Antara)

Rahmad menyebutkan, pemerintah Indonesia perlu mengevaluasi kebijakan visa on arrival bagi wisatawan mancanegara dalam rangka meningkatkan sektor pariwisata pascapandemi Covid-19.

Sebab, dirinya menilai pemasukan yang didapat dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui pemberlakuan visa on arrival tidak sebanding dengan perolehan devisa negara yang jumlahnya mencapai Rp 100 triliun.

"Jadi kebijakan visa on arrival dari sisi turis asing masuk ke Indonesia itu perlu ditinjau ulang. Apakah memang perolehan kita dari visa on arrival sekitar Rp 2 triliun hingga Rp 3 triliun dari visa on arrival bahkan akan meningkat Rp 4 triliun misalnya. Tetapi, dari sisi pariwisata sesungguhnya kita kehilangan hampir Rp 100 triliun. Jadi mana lebih prioritas kehilangan Rp 100 triliun atau mendapat Rp 4 triliun dari perolehan PNBP," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Rahmad menambahkan, dari sisi asosiasi maka kebijakan ini perlu dikaji ulang oleh pemerintah karena targetnya semakin banyak turis masuk ke Indonesia, maka perolehan devisa meningkat dan ekonomi bergerak, serta lapangan kerja juga terbentuk.

"Begitu juga perputaran roda ekonomi, karena turis industri ini akan jauh lebih besar manfaatnya bagi negara kita ketimbang hanya mengandalkan perolehan PNBP dari visa on arrival," tutupnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon