Harga Sembako Semakin "Pedas", Cabai di Jakarta Tembus Rp 100.000
Kamis, 5 Januari 2023 | 14:42 WIB
"Dari mulai hari kemarin cabai, bawang, kentang, sayur-sayuran sudah mulai naik semua, cabai rawit merah, sama cabai merah, cabai hijau, pokoknya cabai-cabaian sama kentang naik. (Cabai) Dari harga normal Rp 40.000 sekarang sampai Rp 100.000 cabai rawit merah, cabai merahnya dari Rp 30.000 sekarang sampai Rp 60.000, dua kali lipat," ungkap Edi, pedagang cabai.
Selain komoditas cabai dan kentang, kenaikan juga terjadi pada komoditas beras.
Harga beras pulen yang biasa dijual Rp 9.000 per liter naik menjadi Rp 10.000, sementara beras pera yang biasa dijual Rp 11.500 naik menjadi Rp 12.500 per liter.
Bahkan harga minyak goreng kemasan yang semula dijual Rp 14.000 turut mengalami kenaikan menjadi Rp 16.000 per liternya.
"Kita sih ga ngerti naiknya luar biasa gini, yang pasti kita beli di bandar naik, mau dniapain lagi? Distributornya sih, mereka naikan harga kita gak bisa, karena harga beli sudah segitu," kata Salam, pedagang beras dan minyak.
Tak hanya dikeluhkan pedagang, kenaikan harga bahan pokok turut dikeluhkan para konsumen. Mereka pun terpaksa harus mengurangi jatah belanja mereka lantaran harga yang terus mengalami kenaikan.
"Ya mengeluh juga buat yang lain gak kebeli, beli biasa yang lain dikurangi, ya turun semua lah," Kata Mutia, konsumen.
Para pedagang dan konsumen berharap agar pemerintah dapat segera turun tangan untuk menstabilkan harga bahan pokok dipasaran.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




