Pascainsiden PT GNI, Menperin: Iklim Investasi Kondusif
Selasa, 17 Januari 2023 | 23:40 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Situasi di lokasi proyek PT Gunbuster Nickel (GNI) di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, saat ini telah kondusif. Pemerintah pun meyakinkan bahwa iklim investasi tetap terkendali usai insiden akhir pekan lalu.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, iklim investasi di Indonesia kondusif pasca aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh di perusahaan smelter nikel PT GNI.
"Pemerintah memastikan bahwa Indonesia aman untuk investasi, sehingga perlu kerja sama dari semua pihak untuk bersinergi mewujudkan iklim usaha yang kondusif dengan menaati aturan-aturan yang berlaku," kata Menperin Agus di Jakarta, Selasa (17/1/2023).
Agus juga mengimbau kepada para karyawan untuk bisa menjaga kondusifitas dan melakukan dialog yang konstruktif antara karyawan dengan PT GNI agar tercapai kesepakatan.
"Kami juga meminta agar para karyawan dapat menjaga situasi kondusif serta mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) khususnya yang berkaitan dengan K3L, agar persoalan dapat segera diselesaikan sehingga hak-haknya terpenuhi dan kembali beraktivitas," jelas Menperin Agus.
Seperti diketahui, PT GNI merupakan perusahaan milik pengusaha asal Tiongkok, Tony Zhou Yuan, yang beroperasi di Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Telah berdiri sejak tahun 2019, PT GNI hadir sebagai perusahaan pengolah nikel yang bersinergi dalam program hilirisasi mineral dan batu bara (minerba).
Perusahaan ini diresmikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 21 Desember 2021 dengan kapasitas produksi 1,8 juta ton Feronikel dengan kadar 10-12 persen per tahun, serta hasil input bijih nikel sebesar 21,6 juta ton per tahun.
"Smelter nikel berperan penting bagi hilirisasi industri dan penguatan struktur industri di tanah air. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga sedang menyusun tata kelola industri berbasis mineral (smelter) yang mengatur antara lain insentif-insentif, kewajiban dan hak," jelas Menperin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




