ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
B Universe Economic Outlook 2023

Economic Outlook 2023, Bagaimana Prospek Reksa Dana, Obligasi, dan Saham?

Selasa, 14 Februari 2023 | 14:20 WIB
PA
FB
Penulis: Prisma Ardianto | Editor: FMB
Ketua Departemen Asset Management Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) Claudia Kolonas saat acara B Universe Economic Outlook 2023, Jakarta, Selasa (14/2/2023).
Ketua Departemen Asset Management Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) Claudia Kolonas saat acara B Universe Economic Outlook 2023, Jakarta, Selasa (14/2/2023). (B-Universe/David Gita Roza)

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia dikepung ketidakpastian ekonomi, mulai dari konflik Rusia-Ukraina yang tidak kunjung selesai, fluktuasi pasar modal AS, dan inflasi yang memaksa bank sentral di seluruh dunia menaikkan suku bunga. Namun demikian, sejumlah instrumen investasi menarik untuk dilirik mulai dari reksa dana pasar uang, surat berharga, hingga saham.

"Sebenarnya kenaikan suku bunga sudah lumayan tinggi, kita lihat sebenarnya investasi yang menghasilkan yield to maturity yang tinggi itu menjadi bagus untuk portofolio maupun diversifikasi," ungkap Ketua Departemen Asset Management Aftech Claudia Kolonas di acara B Universe Economic Outlook 2023, Selasa (14/2/2023).

Di saat yang sama, penerbitan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) diharapkan memperkuat kedalaman keuangan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

"Ada peran penting UU ini untuk memperkuat investor ritel dan balance sheet di Indonesia. Sehingga Indonesia itu tidak harus selalu mengandalkan investor asing, jadi tidak terdampak dari suku bunga kenaikan yang ada di luar negeri," jelas Claudia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon