Bunga 0% untuk Usaha Mikro Dinilai Sulit dan Distorsi Pasar
Kamis, 23 Februari 2023 | 22:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah menilai usulan bunga kredit 0% untuk usaha mikro bila nantinya jadi diimplementasikan tidak akan berkesinambungan. Dengan bunga 0%, tentunya akan ada keterbatasan bila diimplementasikan terus menerus.
"Yang jelas ini tidak mungkin berkesinambungan. Kalau 0%, pasti subsidi, kan nggak mungkin selamanya, berapa sih kemampuannya. KUR saja bunga kreditnya 6%, ini sampai 0%," kata Piter saat ditemui di acara IndoTelko Forum, di Jakarta, Kamis (23/2/2023).
Piter juga menilai bunga kredit 0% bisa mendistorsi pasar. Dari sisi persaingan bisnis, lembaga keuangan mikro akan kalah bersaing dengan bank besar karena tidak bisa memberikan bunga kredit hingga 0%.
"Bayangkan, dengan KUR 6% saja sudah mendistorsi, ini sampai 0%. Coba bayangkan bagaimana persaingan KUR, BRI menyalurkan KUR dengan bunga 6%, kemudian BPR yang menjadi pesaingnya BRI akan seperti apa? Mereka secara persaingan sudah menghadapi persaingan yang tidak sehat, distorsi itu. Kondisi dari lembaga keuangan mikro menjadi sangat sulit karena mereka dihadapkan dengan bank yang begitu besar, disubsidi lagi. Kalau ditambah lagi dengan yang 0%, mati semua," kata Piter.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




