ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kapitalisasi Pasar IHSG Berhasil Menguat 1% dalam Seminggu

Sabtu, 1 April 2023 | 05:02 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Aktivitas investor di salah satu galeri sekuritas di Jakarta.
Aktivitas investor di salah satu galeri sekuritas di Jakarta. (B Universe Photo/Uthan A Rachim)

Jakarta, Beritasatu.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,64% ke 6.805,277 dari posisi 6.762,254 dalam seminggu terakhir ini (27-31 Maret 2023).

Kapitalisasi pasar Bursa naik sebesar 1,04% menjadi Rp 9.488,182 triliun dari Rp 9.390,840 triliun pada penutupan pekan lalu.  Sedangkan rata-rata volume transaksi harian Bursa selama sepekan mengalami penurunan sebesar 11,51% menjadi 15,276 miliar saham dari 17,262 miliar saham pada pekan sebelumnya.

Rata-rata nilai transaksi harian Bursa mengalami penurunan sebesar 5,70% menjadi Rp 9,746 triliun dari Rp 10,335 triliun pada pekan sebelumnya. Selanjutnya, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa mengalami penurunan sebesar 0,39% menjadi 1.220.053 dari 1.224.863 transaksi pada sepekan sebelumnya.

Investor asing pada hari Jumat mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 362,96 miliar dan sepanjang tahun 2023 investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 6,618 triliun.

ADVERTISEMENT

Pada Selasa (28/3), Obligasi Berkelanjutan V Indomobil Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Indomobil Finance Indonesia mulai dicatatkan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan nilai nominal Rp 1,28 triliun. Hasil pemeringkatan PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk obligasi ini adalah idA+(Single A Plus). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

Kemudian pada Rabu (29/3), Obligasi Berkelanjutan I Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 yang diterbitkan oleh PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal Rp 750 miliar. Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk obligasi ini adalah idA (single A). Bertindak sebagai Wali Amanat emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2023 adalah 22 emisi dari 21 emiten senilai Rp27,46 triliun. Dengan pencatatan tersebut, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 519 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 451,35 triliun dan USD 47,5 juta, diterbitkan oleh 128 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 188 seri dengan nilai nominal Rp 5.468,83 triliun dan USD486,11 juta. EBA sebanyak 8 emisi senilai Rp 3,27 triliun.

Pada Kamis (30/3), PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA) mulai mencatatkan sahamnya di Papan Pengembangan BEI. GTRA menjadi perusahaan tercatat ke-28 yang tercatat di BEI pada tahun 2023.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

OJK Pastikan Status Pasar Saham RI Tetap Emerging Market

EKONOMI
OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

OJK Pede Pasar Modal RI Punya Peluang Naik Level

EKONOMI
Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok Nyaris 2 Persen

EKONOMI
18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

18 Saham Didepak dari MSCI, Ini Daftar Lengkapnya

EKONOMI
Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

Jadi Sentimen Negatif IHSG, Rebalancing MSCI Bisa Picu Capital Outflow

EKONOMI
IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

IHSG Hari Ini 12 Mei 2026 Ditutup Turun 0,68 Persen ke 6.858

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon