ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Laba Waskita Beton Melesat 106 Persen di Kuartal I 2023

Senin, 1 Mei 2023 | 22:41 WIB
M
FH
Penulis: Muawwan | Editor: FER
Plant Sadang PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).
Plant Sadang PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) meraup laba bersih sepanjang kuartal I 2023 sebesar Rp 16 miliar, melesat 106% dari perolehan laba bersih tahun lalu.

Director of Finance & Risk Management WSBP Asep Mudzakir menyampaikan, pada awal tahun 2023 perseroan telah mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 367 miliar, alias tumbuh 26% dibandingkan tahun lalu Rp 290 miliar.

"Pendapatan usaha kuartal I-2023 perseroan ditunjang oleh capaian dari sektor precast sebesar 30%, readymix 52%, dan sektor jasa konstruksi 18%" jelas Asep, Senin (1/5/2023).

ADVERTISEMENT

Sementara dari sisi laba kotor, WSBP mencatatkan sebesar Rp 58 miliar atau naik 29% dari capaian gross profit tahun lalu.

"Kinerja positif itu berkat langkah perusahaan dalam memenuhi kewajibannya kepada para kreditur," jelas Asep.

Tidak berhenti di situ, dari sisi gross profit margin, Waskita Beton mencetak 16%. Asep menegaskan, perseroan akan berupaya mempercepat produksi untuk mendukung penjualan dan melakukan efisiensi dalam proses produksi.

Kemudian, dari aktivitas arus kas operasi, Asep menyebut, telah terjadi peningkatan signifikan dari sisi penerimaan pelanggan sebesar Rp 464 miliar, atau naik tajam 73% dari sebelumnya Rp 267 miliar.

Perbaikan demi perbaikan itu juga tercermin dari total liabilitas anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) ini yang mampu menurunkannya sebesar 4% menjadi Rp 7,75 triliun dari tahun lalu Rp 8,06 triliun.

Asep kembali menegaskan bahwa hal ini berkat komitmen perseroan dalam merealisasikan kewajibannya sesuai Perjanjian Perdamaian dengan skema CFADS di manan pembayaran pertama kepada kreditur dilaksanakan pada 27 Maret lalu.

Tidak ketinggalan, kinerja operasional sepanjang kuartal I-2023 juga menunjukkan performa mentereng dengan ditopang oleh capaian kontrak baru yang melejit 1.650% menjadi Rp 420 miliar pada Maret 2023.

Perihal kontrak baru, Asep merinci bahwa sampai periode Maret 2023, kontrak baru Waskita Beton mayoritas atau 75% dikontribusikan dari pasar eksternal dan 25% bersumber dari pasar Internal Grup Waskita. Selebihnya, project owner dari BUMN sebanyak 29% dan swasta sebesar 71%.

Beberapa proyek yang digenggam Waskita Beton di antaranya proyek Jalan IKN Jembatan Pulau Balang, Proyek Terminal LNG di Sumbawa, dan Proyek Gedung Sekretariat Presiden di IKN.

"Manajemen Waskita Beton berkomitmen, meningkatkan performa baik keuangan maupun operasional tahun ini dengan membidik pendapatan usaha tumbuh 10-15% dan nilai kontrak baru naik 100-150% sampai pengujung tahun ini," tutup Asep.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon