ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Layanan BSI Error Sejak Senin, Diduga Kena Serangan Siber?

Selasa, 9 Mei 2023 | 09:20 WIB
FB
FB
Penulis: Faisal Maliki Baskoro | Editor: FMB
Karyawan bagian pelayanan nasabah menunjukan buku tabungan dan kartu ATM BSI (Bank Syariah Mandiri) di kantor cabang BSI di Jalan S Hasanudin No 57, Jakarta Selatan, Rabu 3 Februari 2021.
Karyawan bagian pelayanan nasabah menunjukan buku tabungan dan kartu ATM BSI (Bank Syariah Mandiri) di kantor cabang BSI di Jalan S Hasanudin No 57, Jakarta Selatan, Rabu 3 Februari 2021. (BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Aplikasi dan jaringan ATM PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) mengalami kendala sejak Senin kemarin hingga pagi ini, Selasa (9/5/2023). Warganet pun mengeluh dan bertanya-tanya soal gangguan ini.

"Jam segini masih belum bisa BSI Mobile, katanya maintenance tapi seharian, di hari kerja pula. Mana uang di situ semua," ujar seorang netizen @Tulllllllllll melalui akun Twitternya pada Senin malam.

Warganet lainnya berharap layanan BSI bisa segera beroperasi. "Mudah2an cepet selesai. Banyak kewajiban tertunda gara2 ini," cuit @apriza_pp.

Informasi yang dihimpun Beritasatu.com, sistem BSI se-Jawa hingga Bali mati total. Kantor-kantornya tutup dan tidak ada layanan. ATM juga tidak bisa digunakan baik di ATM sendiri maupun ATM bersama.

ADVERTISEMENT

Warganet menduga BSI di-hack atau diserang malware.

"Min maap yak cuma nanya.. ini beneran maintenance terjadwal atau kena malware? Soalnya aneh aja klo maintenance yg dampaknya segede gini dikerjain siang², di hari kerja & jam sibuk, pas banyak orang lg butuh banget layanan perbankan #BankSyariahIndonesia," cuit seorang warganet @kangsepriana.

Menanggapi hal ini, BSI menyampaikan permohonan maaf kepada nasabah atas ketidaknyamanannya dan memastikan bahwa layanan sudah pulih secara bertahap.

"Alhamdulillah, saat ini sekitar 1.200 unit ATM BSI pulih dan secara bertahap kantor-kantor BSI telah kembali beroperasi. Kami senantiasa akan memantau perkembangan secara berkelanjutan," ujar Corporate Secretary BSI Gunawan Arief Hartoyo dalam keterangan resmi, di Jakarta, Selasa (9/5/2023).

Hingga saat ini, BSI belum memberikan tanggapan mengenai pertanyaan Beritasatu.com soal dugaan peretasan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon