ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kemenkeu Serap Pembiayaan Rp 15 Triliun dari Lelang SUN

Selasa, 16 Mei 2023 | 16:50 WIB
AK
R
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: RZL
Ilustrasi Kementerian Keuangan terkait penawaran Surat Utang negara
Ilustrasi Kementerian Keuangan terkait penawaran Surat Utang negara (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menerima pembiayaan Rp 15 triliun dari lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa (16/5/2023). Angka tersebut sejalan dengan kondisi imbal hasil (yield) surat berharga negara di pasar sekunder, rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2023, dan kondisi APBN terkini.

Direktur SUN Kemenkeu Deni Ridwan mengatakan nilai penawaran yang masuk pada lelang tersebut mencapai Rp 65,45 triliun. Tingginya penawaran investor terjadi karena kondisi market global cenderung stabil dipengaruhi oleh rilis data inflasi Amerika Serikat yang cenderung menurun.

Hal ini meningkatkan ekspektasi investor bahwa The Fed akan mulai dovish pada akhir kuartal III tahun 2023.

ADVERTISEMENT

"Incoming bids yang masuk sebesar Rp 65,45 triliun naik dari Rp 44,99 triliun dibanding lelang sebelumnya," ucap Deni pada Selasa (16/5/2023).

Dari nominal yang dimenangkan sebesar Rp 15 terbagi dalam seri SPN12230818 (reopening) sebesar Rp 1 triliun, SPN12240201 (reopening) sebesar Rp 1,6 triliun, FR0095 (reopening) sebesar Rp 2,3 triliun, FR0096 (reopening) sebesar Rp 2,8 triliun, FR0098 (reopening) sebesar Rp 4,65 triliun, FR0097 (reopening) sebesar Rp 1,75 triliun, dan FR0089 (reopening) sebesar Rp 900 miliar.

Dari sisi investor asing, jumlah penawaran yang masuk meningkat signifikan menjadi Rp 14,1 triliun dari Rp 9,66 triliun pada lelang sebelumnya. Jumlah incoming bids dari investor asing tersebut mayoritas pada seri SUN tenor 15 tahun yaitu Rp 6 triliun atau 42,9% dari total incoming bids investor asing dan dimenangkan sebesar Rp1,94 triliun atau 12,93% dari total awarded bids.

"Mayoritas demand investor lelang kali ini pada seri SUN dengan tenor yang lebih panjang yaitu tenor 10 dan 15 tahun dengan total penawaran sebesar Rp 38,93 triliun (59,48% dari total incoming bids) dan dimenangkan sebesar Rp 7,45 triliun (49,67% dari total awarded bids)," tutur Deni.

Deni mengatakan sejalan dengan meningkatnya demand SUN di pasar perdana, pemerintah berhasil mendapatkan borrowing cost yang lebih kompetitif. Hal ini ditandai dengan turunnya yield rata-rata tertimbang (Weighted Average Yield atau WAY) pada lelang SUN hari ini sebesar 13 sampai dengan 29 basis poin apabila dibandingkan dengan level WAY lelang sebelumnya.

"Penurunan terbesar pada seri SUN tenor 5 tahun yaitu sebesar 29 basis poin," tutur dia.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Rionald Silaban Pensiun, Purbaya Belum Ungkap Pengganti Dirjen DJKN

Rionald Silaban Pensiun, Purbaya Belum Ungkap Pengganti Dirjen DJKN

EKONOMI
Kemenkeu Tegaskan Viral Patungan APBN Rp 800 Triliun Hoaks

Kemenkeu Tegaskan Viral Patungan APBN Rp 800 Triliun Hoaks

EKONOMI
Ekonomi Digital Jadi Jurus Kemenkeu Genjot Target Pajak Rp 2.357 T

Ekonomi Digital Jadi Jurus Kemenkeu Genjot Target Pajak Rp 2.357 T

EKONOMI
Kemenkeu Rombak Masif 1.585 Pejabat, 3 Dirjen Resmi Diganti

Kemenkeu Rombak Masif 1.585 Pejabat, 3 Dirjen Resmi Diganti

MULTIMEDIA
Survei Cyrus: 70 Persen Publik Puas Kinerja Kabinet, Kemenkeu Terbaik

Survei Cyrus: 70 Persen Publik Puas Kinerja Kabinet, Kemenkeu Terbaik

NASIONAL
Crazy Rich Madura Haji Her Ngaku Tak Kenal Tersangka Bea Cukai

Crazy Rich Madura Haji Her Ngaku Tak Kenal Tersangka Bea Cukai

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon