ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Incar Dana Segar Rp 1,13 Triliun Lewat IPO, Ini Rencana BisnisVKTR

Jumat, 26 Mei 2023 | 05:00 WIB
ZS
H
Penulis: Zsazya Senorita | Editor: HE
Penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) dengan PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (GAS), di Jakarta, Jumat, 12 Desember 2022.
Penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara PT VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) dengan PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (GAS), di Jakarta, Jumat, 12 Desember 2022. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk akan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham VKTR dengan jumlah maksimal Rp 1,13 triliun. Anak usaha PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) ini akan menawarkan sebanyak-banyaknya 8.750.000.000 saham atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga Rp 100-130 per saham.

"Penentuan harga penawaran untuk saham ini antara lain mempertimbangkan kondisi pasar saat bookbuilding serta rasio-rasio perusahaan sejenis yang telah tercatat di BEI, namun tidak terbatas pada price to earning ratio (PER), price to book value (PBV), dan earning per share (EPS)," jelas manajemen dalam prospektus VKTR dikutip Investor Daily, Jumat (26/5/2023).

Sekitar 39,93% dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya penawaran umum, rencananya digunakan sebagai belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan. Kemudian 44,61% untuk modal kerja (operational expenditure/opex), memenuhi kebutuhan biaya administrasi umum, serta modal pembelian bus hingga motor listrik untuk dijual.

ADVERTISEMENT

Lebih rinci, 26,99% dari porsi capex akan dipakai mengembangkan satu fasilitas perakitan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB). Hampir setengah anggaran fasilitas perakitan KBLBB akan digunakan untuk membeli alat produksi, mesin dan equipment, alat penguji kinerja, gudang dan rak, plant management system, serta kualitas sertifikasi.

Sementara, 58% sisanya akan dipakai untuk mengembangkan fasilitas perakitan KBLBB segmen roda empat di Magelang Purworejo yang fokus pada transportasi publik dan niaga. Selanjutnya, 24,67% hasil IPO ditujukan pada pembangunan fasilitas baru produksi sepeda motor listrik, dengan porsi 23,53% membangun fasilitas dan 76,47% pembelian alat.

Capex yang hampir 40% hasil IPO juga termasuk dianggarkan untuk pengembangan perakitan modul dan pack baterai, pembelian lahan 10 hektare, serta riset dan pengembangan prototipe KBLBB dan baterai siap pakai.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

VKTR Perkuat TKDN dan Pasok 152 Bus Listrik Transjakarta

VKTR Perkuat TKDN dan Pasok 152 Bus Listrik Transjakarta

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon