Naik 49%, PGEO Cetak Laba Rp 715,4 miliar
Rabu, 31 Mei 2023 | 15:24 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 49,3% menjadi Rp 715,4 miliar, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 478,6 miliar.
Peningkatan laba bersih ini juga diikuti oleh peningkatan pendapatan usaha sebesar 19% dan laba kotor yang tumbuh sebesar 32,7%. Kinerja keuangan yang positif ini menunjukkan efisiensi operasional yang dilakukan oleh PGE, yang pada akhirnya akan berdampak pada pertumbuhan yang berkelanjutan.
Nelwin Aldriansyah, Direktur Keuangan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk., menyatakan bahwa PGE saat ini berada dalam posisi keuangan yang solid untuk terus tumbuh secara berkelanjutan. Dengan tingkat debt to equity ratio (DER) yang kuat, yaitu sekitar 40%, PGE memiliki dorongan untuk terus berkembang dan menyediakan energi hijau bagi masyarakat Indonesia.
Selain itu, nilai aset PGE juga mengalami peningkatan menjadi Rp 43,4 triliun dibandingkan dengan Desember 2022. Peningkatan ini mencerminkan upaya PGE dalam mengoptimalkan pengelolaan dan investasi aset, yang pada akhirnya akan meningkatkan nilai perusahaan dan mendorong pemanfaatan potensi panas bumi di Indonesia.
PGE juga berhasil melunasi pinjaman jangka pendek sebesar Rp 6 triliun yang diperoleh dari penerbitan green bond pada kuartal I-2023. Hal ini menyebabkan total utang Perseroan pada periode tersebut turun menjadi Rp 11,3 triliun. Penurunan utang ini menunjukkan komitmen PGE dalam mengelola kewajiban keuangan yang pada akhirnya berkontribusi pada stabilitas keuangan dan keberlanjutan bisnis perusahaan.
Sebagai informasi tambahan, pada 27 April 2023, PGE berhasil menerbitkan obligasi hijau (green bond) senilai Rp 6 triliun. Penerbitan green bond ini mendapat kelebihan permintaan hingga 8,25 kali. Bunga yang diberikan pada green bond PGE juga sangat kompetitif, yaitu sebesar 5,15%. Hal ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek bisnis PGE. Green bond PGE ini menjadi bond premium di pasar sekunder yang terdaftar di Singapore Exchange Securities Trading Limited (SGX-ST) atau Bursa Efek di Singapura.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




