Puradelta Lestari Bagikan Dividen Tunai Rp 482 Miliar, Ini Jadwalnya
Senin, 19 Juni 2023 | 19:18 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) membagikan dividen tunai senilai Rp 482 miliar atau setara dengan Rp 10 per saham. Angka itu naik 300% dari dividen tahun 2021 Rp 120,49 miliar.
Nilai itu sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Senin (19/6/23). Sebelumnya perseroan telah membagikan dividen interim pada November 2022 lalu sebesar Rp 723 miliar atau setara dengan Rp 25 per saham.
Dengan demikian total dividen tahun buku 2022 sebesar Rp 1,20 triliun. Dividen akan segera dibagikan oleh perseroan pada 14 Juli 2023 mendatang.
Sumber dividen tersebut berasal dari pendapatan usaha di tahun 2022 sebesar Rp 1,93 triliun, tumbuh 34,1% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,44 triliun, dan laba bersih di tahun 2022 sebesar Rp1,22 triliun, tumbuh 70,3% dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp 715 miliar.
Segmen industri menjadi kontributor utama pendapatan usaha Perseroan dengan sumbangan sebesar Rp1,42 triliun atau 73,3% dari pendapatan usaha Perseroan. Segmen komersial menyumbang Rp452 miliar atau 23,4% dari pendapatan usaha Perseroan. Adapun segmen hunian, rental, dan hotel, masing-masing menyumbang sebesar 2,2%, 0,5%, dan 0,5% dari pendapatan usaha.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Puradelta Lestari, Tondy Suwanto mengatakan sebagian besar pendapatan yang dicatatkan di tahun 2022 berasal dari penjualan lahan industri, khususnya kepada bisnis data center.
"Perseroan membukukan laba kotor sebesar Rp1,38 triliun di tahun 2022, meningkat sebesar 62,4% dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp847 miliar. Marjin laba kotor meningkat menjadi 71,2% di tahun 2022 dibandingkan 58,8% di tahun 2021, terutama disebabkan oleh kenaikan harga rata-rata lahan industri di kawasan industri GIIC Kota Deltamas yang dikelola perseroan," jelasnya, Senin (19/6/2023).
Puradelta Lestari mencatatkan laba usaha sebesar Rp1,18 triliun di tahun 2022, meningkat sebesar 76,9% dibandingkan laba usaha tahun sebelumnya sebesar Rp665 miliar. Marjin laba usaha meningkat menjadi 60,9% di tahun 2022 dari 46,2% di tahun 2021, sejalan dengan meningkatnya marjin laba kotor perseroan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




