ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Perbandingan PHK Grab, Uber dan Goto

Kamis, 22 Juni 2023 | 15:44 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Ilustrasi PHK.
Ilustrasi PHK. (Beritasatu.com/Muhammad Reza)

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan ride hailing sepertinya sedang tidak baik-baik saja. Seperti banyak perusahaan teknologi lainnya, pemutusan hubungan kerja (PHK) juga tak bisa dihindari.

Pasa Selasa (20/6/2023), Grab mengumumkan akan melakukan PHK terhadap 1.000 karyawan, atau sekitar 11% dari jumlah karyawannya.

"Hari ini saya harus menyampaikan berita yang sulit. Kita akan berpisah dengan lebih dari 1,000 Grabbers. Pemberitahuan ini kami sampaikan selepas jam kerja agar Anda memiliki ruang dan waktu pribadi untuk mencerna kabar ini," kata CEO Grab Anthony Tan dalam memo kepada karyawan, Selasa (20/6/2023).

ADVERTISEMENT

Perusahaan yang terdaftar di Nasdaq ini memiliki 9.942 karyawan pada akhir tahun 2022, tidak termasuk sekitar 2.000 karyawan di jaringan supermarket Malaysia, Jaya Grocer, yang diakuisisi pada Januari tahun tersebut. Tan tidak menyebutkan peran atau pasar mana yang akan terpengaruh.

Sehari setelahnya, giliran Uber yang melakukan hal serupa. Perusahaan ride hailing itu memutuskan untuk memangkas 200 pekerjaan di divisi rekrutmennya, di tengah rencana untuk mempertahankan jumlah staf tetap sepanjang tahun dan merampingkan biaya.

Pengurangan tersebut memengaruhi kurang dari 1% dari total 32.700 tenaga kerja global Uber, menyusul langkah Uber merumahkan 150 karyawan di divisi layanan pengirimannya pada awal tahun ini.

Jauh sebelum Grab dan Uber, Goto yang membawahi Gojek juga sudah memangkas jumlah karyawannya. Pada November 2022, Goto memutuskan melakukan perampingan karyawan sebanyak 1.300 orang atau sekitar 12% dari total karyawan tetap. Kemudian pada Maret 2023, Goto kembali melakukan PHK terhadap 600 karyawan. Tidak disebutkan berapa jumlah karyawan Gojek yang terdampak PHK ini. 

Berdasarkan data layoffs.fyi, pada 2023 ini sudah ada 792 perusahaan teknolgoi yang melakukan PHK. Jumlah pekerja yang terdampak dari PHK tersebut mencapai 210.269 karyawan.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon