ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Amman Mineral Tetapkan Harga IPO Rp 1.695 Per Saham

Senin, 3 Juli 2023 | 20:19 WIB
ZR
FH
Penulis: Zsazya Senorita MC Ramadhani | Editor: FER
Presiden Director PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Alexander Ramlie.
Presiden Director PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Alexander Ramlie. (B Universe Photo/Helmut Timothy)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) telah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melaksanakan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Utama Amman Mineral Internasional, Alexander Ramlie menyatakan, perseroan akan segera melaksanakan IPO yang dijadwalkan berlangsung pada 3-5 Juli 2023.

"Hal ini dilakukan setelah mendapatkan pernyataan efektif dari OJK pada 27 Juni 2023. Kemudian, saham AMMN akan tercatat di BEI pada 7 Juli 2023," ujar Alexander, di Jakarta, Senin (3/7/2023).

ADVERTISEMENT

Emiten dari bisnis tembaga dan emas tersebut membidik dana Rp 10,73 triliun dari pelepasan sebanyak 8,8 persen saham ke publik. Jumlah ini dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO sebanyak 6.328.208.800 saham biasa dengan harga penawaran Rp 1.695 setiap saham.

Amman Mineral Internasional juga mengadakan program opsi kepemilikan saham kepada manajemen atau management stock option plan (MSOP) dengan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 602.336.000 saham biasa atas nama.

Jumlah tersebut, setara 0,83 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Harga pelaksanaan saham MSOP akan ditentukan kemudian, dengan mengacu pada peraturan BEI.

Alexander mengaku optimistis terhadap pengambilalihan saham oleh investor untuk ikut serta dalam IPO AMMN, seiring proses penawaran awal atau bookbuilding yang telah dilakukan.

"Aksi korporasi ini merupakan salah satu langkah strategis untuk mengembangkan bisnis AMMN yang berkelanjutan di era transisi energi, yang akan mendorong permintaan komoditas tembaga di masa mendatang," ujarnya.

"Pengembangan usaha tersebut antara lain pembangunan smelter dan pemurnian logam mulia, penambahan kapasitas pabrik konsentrator, hingga pembangunan pembangkit listrik tenaga gas dan uap," tambah Alexander Ramlie.

Melalui perolehan dana sebesar Rp 10,73 triliun, AMMN akan mengalokasikan dana hasil IPO ini antara lain untuk penyetoran modal kepada PT Amman Mineral Industri (AMIN) melalui pengambil bagian saham baru yang diterbitkan AMIN.

Dana ini yang selanjutnya akan digunakan AMIN untuk membiayai pengeluaran modal atas proyek smelter dan pemurnian logam mulia di Desa Maluk, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat sebesar Rp 1,79 triliun.

Kedua, dana hasil IPO akan dipakai melunasi utang kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) sebesar Rp 3,05 triliun. Sisa dana akan digunakan untuk penyetoran modal kepada AMNT melalui pengambilbagian saham baru yang akan diterbitkan oleh AMNT.

Dana ini selanjutnya akan digunakan AMNT untuk membiayai pengeluaran modal atas proyek ekspansi pabrik konsentrator di Desa Sekongkang Atas, Sumbawa Barat.

Dana ke AMNT juga akan dipakai untuk proyek pembangkit listrik tenaga gas dan uap di Desa Benete, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Alexander memaparkan, saat ini anak usaha AMMN, AMNT sudah memasuki fase tujuh dalam operasional Tambang Batu Hijau di Sumbawa Barat, NTB.

Menurut Wood Mackenzie, tambang Batu Hijau merupakan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia, dan memiliki cadangan setara tembaga terbesar kelima di dunia apabila dikombinasikan dengan cebakan Elang.

Data cadangan bijih AMMN untuk Tambang Batu Hijau dan Cebakan Elang per 31 Desember 2022 sesuai JORC Code 2012 (Australasian Joint Ore Reserves Committee) adalah sebesar 17,12 miliar pon tembaga dan 23,2 juta ons emas. Selain memiliki cadangan yang melimpah, keunggulan lain yang dimiliki AMMN adalah biaya produksi yang rendah.

"Kami sedang tahap pengembangan Fase 8 yang diperkirakan dapat memperpanjang usia Tambang Batu Hijau hingga 2030. Kami juga akan mulai mempersiapkan Tambang Elang untuk dapat memulai operasional penambangan di tahun 2031 hingga 2046," tutup Alexander.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bahlil Restui Ekspor Tembaga Amman Mineral Akibat Kebakaran Smelter

Bahlil Restui Ekspor Tembaga Amman Mineral Akibat Kebakaran Smelter

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon