ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Gandeng Schlumberger, PGEO Siap Optimalkan Potensi Panas Bumi

Sabtu, 15 Juli 2023 | 10:51 WIB
WP
WP
Penulis: Winda Destiana Putri | Editor: WDP
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO), untuk pertama kalinya memiliki pos pendapatan baru dari hasil perdagangan karbon.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO), untuk pertama kalinya memiliki pos pendapatan baru dari hasil perdagangan karbon. (Dok. Pertamina)

Jakarta, Beritasatu.com - Guna mengoptimalkan potensi panas bumi di Indonesia, Pertamina Geothermal Energy (PGEO) pada gelaran Indonesia EBTKE Conference and Exhibition (ConEx) 2023 di ICE BSD Serpong, Tangerang, Banten melakukan kerja sama dengan Schlumberger Geophysics Nusantara.

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama yang dilakukan Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Julfi Hadi dengan Managing Director Indonesia PT Schlumberger Geophysic Nusantara Scott Cremin pada Kamis lalu.

Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy Julfi Hadi mengatakan, kerja sama ini menjadi salah satu agenda penting terhadap kehadiran PGE di EBTKE ConEx 2023.

ADVERTISEMENT

"Kami berharap rangkaian kerja sama yang sudah kami lakukan ini akan semakin menguatkan posisi kami sebagai world class green energy company serta akan bermanfaat bagi pengembangan potensi panas bumi di Tanah Air," kata dia Jumat (14/7/2023).

Julfi mengatakan bentuk kerja sama joint study ini nantinya memfokuskan pada upaya pengembangan sumur panas bumi dengan hasil akhir berupa pre-feasibility study. Namun dalam kerja sama ini, kata dia, tidak hanya terbatas pada aspek teknis, finansial, maupun risiko.

"Hal utama dari skema kerja sama ini nantinya dapat diimplementasikan juga di Area Karaha, Jawa Barat; Area Sibayak, Sumatera Utara; juga Area Lahendong, Sulawesi Utara," papar Julfi.

Kerja sama yang dilakukan dengan Schlumberger ini merupakan kesepakatan strategis kelima yang dilakukan PGE di ajang EBTKE ConEx. Sebelumnya PGE juga melakukan kesepakatan kerja sama strategis dengan beberapa pihak lainnya guna mengembangkan bisnis serta menjadi bagian dari strategi PGE dalam mencapai target meningkatkan kapasitas terpasang yang dikelola secara langsung menjadi 1 gigawatt (GW).

"PGE antusias dengan adanya kerja sama ini. Dengan keahlian teknologi yang dimiliki Schlumberger serta portofolio PGE dalam mengelola potensi panas bumi di Indonesia, kerja sama ini dapat menghasilkan mutualisme bagi kedua belah pihak," tutup Julfi.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

ESDM Pastikan Geothermal Baturaden Tak Lagi Lakukan Eksplorasi

ESDM Pastikan Geothermal Baturaden Tak Lagi Lakukan Eksplorasi

EKONOMI
ESDM Ungkap Foto Viral Lahan Gundul di Baturaden Adalah Citra Lama

ESDM Ungkap Foto Viral Lahan Gundul di Baturaden Adalah Citra Lama

EKONOMI
Inovasi Ecolab–PGE Buka Era Baru Efisiensi Energi Panas Bumi

Inovasi Ecolab–PGE Buka Era Baru Efisiensi Energi Panas Bumi

OTOTEKNO
Bahlil Ungkap Potensi Besar Panas Bumi Indonesia Tempati Posisi Kedua

Bahlil Ungkap Potensi Besar Panas Bumi Indonesia Tempati Posisi Kedua

EKONOMI
Pendapatan PGE Capai US$ 204,85 Juta pada Kuartal II 2025

Pendapatan PGE Capai US$ 204,85 Juta pada Kuartal II 2025

EKONOMI
PGE Yakin Panas Bumi Jadi Kunci Transisi Energi Bersih

PGE Yakin Panas Bumi Jadi Kunci Transisi Energi Bersih

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon