ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Manajer Investasi Terbesar, Bahana TCW Geser Manulife AM

Rabu, 19 Juli 2023 | 11:20 WIB
ZR
FH
Penulis: Zsazya Senorita MC Ramadhani | Editor: FER
IFG bersama anak perusahaannya, PT Bahana TCW Investment Management dengan 8 BUMN pendiri dana pensiun melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) rencana kerja sama pengelolaan aset investasi dana pensiun. 
IFG bersama anak perusahaannya, PT Bahana TCW Investment Management dengan 8 BUMN pendiri dana pensiun melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) rencana kerja sama pengelolaan aset investasi dana pensiun.  (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bahana TCW Investment Management memimpin jumlah dana kelolaan atau asset under management (AUM) reksa dana terbesar di Indonesia per Juni 2023.

Anak usaha Indonesia Financial Group (IFG) ini mencatatkan total AUM Rp 54,23 triliun per Juni 2023, dengan AUM reksa dana Rp 44,93 triliun.

Keberhasilan Bahana TCW mengumpulkan dana kelolaan, sekaligus menggeser Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) dari posisi pertama.

ADVERTISEMENT

Direktur Bahana TCW, Danica Adhitama mengatakan, total dana kelolaan reksa dana, tidak termasuk produk KPD (kontrak pengelolaan dana) adalah Rp 44,93 triliun berdasarkan data dari OJK.

"Per Juni 2023 Bahana TCW menempati posisi manajer investasi terbesar untuk total dana kelolaan reksa dana," ungkap Danica Adhitama kepada Investor Daily, Rabu (19/7/2023).

Merujuk data perusahaan riset investasi, Infovesta, jumlah AUM Bahana TCW memimpin pasar pada akhir semester I 2023 dengan nilai Rp 43,83 triliun. MAMI dengan AUM Rp 37,13 triliun, saat ini menempati posisi kedua bila dilihat dari total dana kelolaannya.

Manajer investasi dengan AUM terbanyak ketiga dan keempat, diisi Syailendra Capital yang mengelola dana Rp 32,93 triliun dan Batavia Prosperindo Aset Manajemen dengan AUM Rp 31,12 triliun.

Sedangkan posisi kelima, ditempati Sinarmas Asset Management dengan dana kelolaan Rp 30,83 triliun.

"Data kami bisa berbeda dengan yang lain karena untuk yang Sinarmas, kami memasukan AUM dari produk DIRE (dana investasi real estate)," ujar Vice President Infovesta, Wawan Hendrayana.

Sebelumnya, PT Bahana TCW Investment Management menargetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) nasabah ritel tumbuh sekitar 15 persen pada tahun ini. Target pertumbuhan itu sejalan dengan masih tingginya minat investor ritel berinvestasi di berbagai produk reksa dana.

Anak usaha IFG ini berhasil membukukan pertumbuhan AUM dari nasabah ritel sebesar 15,7% atau secara nominal mencapai Rp 12,2 triliun sepanjang 2022, dengan total single investor identification (SID) tercatat sebanyak 119.552 investor.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon