ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BI: Surplus Neraca Perdagangan Jaga Ketahanan Eksternal Indonesia

Selasa, 15 Agustus 2023 | 22:59 WIB
AK
H
Penulis: Arnoldus Kristianus | Editor: HE
Ilustrasi peti kemas untuk ekspor dan impor.
Ilustrasi peti kemas untuk ekspor dan impor. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) menilai neraca perdagangan Indonesia yang kembali surplus merupakan perkembangan yang positif dalam upaya menjaga ketahanan eksternal perekonomian Indonesia. BI juga akan memperkuat sinergi kebijakan untuk terus meningkatkan ketahanan eksternal di tengah tekanan ekonomi global.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BOS), surplus neraca perdagangan Indonesia berlanjut pada Juli 2023 sebesar US$ 1,31 miliar. Surplus ini lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada Juni 2023 sebesar US$ 3,45 miliar AS.

"Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas lain untuk terus meningkatkan ketahanan eksternal dan mendukung pemulihan ekonomi nasional," kata Direktur Eksekutif BI, Erwin Haryono, Selasa (15/8/2023).

ADVERTISEMENT

BPS sebelumnya melaporkan, surplus neraca perdagangan sebesar US$ 1,31 miliar pada Juli 2023 didorong oleh surplus sektor nonmigas senilai US$ 3,22 miliar, sedangkan sektor migas mengalami defisit sebesar US$ 1,91 miliar.

Pada Juli 2023, nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 20,88 miliar, meningkat sebesar 1,36% dari bulan Juni 2023. Jika dibandingkan dengan Juli 2022, terjadi penurunan sebesar 18,03%. Sementara itu, nilai impor Indonesia pada Juli 2023 mencapai US$ 19,57 miliar atau meningkat sebesar 14,10% dari Juni 2023, tetapi mengalami penurunan sebesar 8,32% dibandingkan Juli 2022.

"Pada Juli 2023, neraca perdagangan mencatat surplus sebesar US$ 1,31 miliar. Dengan demikian, Indonesia telah mencatatkan surplus neraca perdagangan selama 39 bulan berturut-turut sejak Mei 2020," kata Pelaksana Tugas Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers yang diadakan secara hibrida di kantor BPS, Selasa (15/8/2023).

Secara keseluruhan, pada periode Januari hingga Juli 2023, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar US$ 21,24 miliar. Meskipun surplus masih terjadi, terjadi penurunan sebesar US$ 7,88 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Neraca Perdagangan RI Surplus pada Februari 2026

Neraca Perdagangan RI Surplus pada Februari 2026

MULTIMEDIA
BPS Catat Neraca Dagang RI Surplus 69 Bulan Berturut-turut

BPS Catat Neraca Dagang RI Surplus 69 Bulan Berturut-turut

EKONOMI
Impor Januari 2026 Naik 18,21 Persen, Capai Rp 356,84 Triliun

Impor Januari 2026 Naik 18,21 Persen, Capai Rp 356,84 Triliun

EKONOMI
Ekspor Nonmigas Dorong Surplus Perdagangan RI 2025 Rp 640 T

Ekspor Nonmigas Dorong Surplus Perdagangan RI 2025 Rp 640 T

EKONOMI
Surplus Neraca Perdagangan Perkuat Stabilitas Eksternal Perekonomian

Surplus Neraca Perdagangan Perkuat Stabilitas Eksternal Perekonomian

EKONOMI
Surplus Perdagangan Agustus Tembus US$ 5,49 Miliar, Rekor 64 Bulan

Surplus Perdagangan Agustus Tembus US$ 5,49 Miliar, Rekor 64 Bulan

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon