Rekor Tertinggi Saham BNI Diyakini Masih Berpotensi Terpecahkan Lagi
Senin, 2 Oktober 2023 | 00:12 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (BBNI) baru-baru ini mencapai puncak tertingginya dalam sejarah.
Pada 29 September 2023, harga saham BBNI ditutup pada angka Rp 10.325, mengalami peningkatan sebesar 1,98%. Bahkan pada hari tersebut, saham BBNI mencapai level tertinggi baru dalam 15 tahun terakhir, yaitu Rp 10.425. Selama satu bulan terakhir, saham BBNI mengalami lonjakan sebesar 12,84%.
Royke Tumilaar selaku Direktur Utama BNI meyakini bahwa rekor ini berpotensi untuk dipecahkan kembali dalam sesi perdagangan mendatang, mengingat ekspektasi dari para analis yang menargetkan fair value saham BBNI berada di kisaran Rp 11.393 per lembar.
Peningkatan likuiditas perdagangan harian dan terus tercatatnya net foreign buy sebesar Rp 2,25 triliun pada 2023 atau 12% dari total kapitalisasi pasar, mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap saham BBNI.
Royke menegaskan, perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental kinerja yang positif serta meneruskan upaya transformasi BNI demi mendukung kinerja yang berkelanjutan di masa depan.
"Kami saat ini tengah melaksanakan stock split sebagai aksi korporasi, yang diharapkan akan membuat saham BNI semakin menarik," ungkap Royke dalam pernyataan resminya, dikutip Minggu (1/10/2023).
Dengan harga saham saat ini, valuasi Price to Book Value (PBV) saham BNI mencapai 1,4 kali lipat. Artinya masih lebih kompetitif dibandingkan bank lain dalam kelompok bank modal inti (KBMI) 4. Selain itu, saham BNI masih dianggap memiliki potensi penilaian yang lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata PBV historis.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




