ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini 20 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia pada 2023, Ada Indonesia?

Minggu, 22 Oktober 2023 | 11:55 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi emas.
Ilustrasi emas. (AFP /Ozan Kose )

Washington, Beritasatu.com - Tidak seperti mata uang yang dikeluarkan pemerintah, emas mempertahankan nilainya. Logam mulia tidak mengalami tekanan inflasi seperti uang kertas, sehingga cenderung sebagai alat lindung nilai, terutama di negara-negara dengan cadangan emas terbesar dunia pada 2023.

Dikutip dari Insidermonkey, Minggu (22/10/2023), bank sentral di dunia mempertahankan cadangan emas dalam jumlah besar sebagai bagian strategi moneter, sehingga berdampak pada kemampuan mereka mencetak uang. Memiliki cadangan emas yang signifikan menandakan kemampuan suatu negara untuk membayar utang, sehingga berpotensi memperkuat mata uangnya. Bahkan ketika kita memasuki era mata uang digital, nilai intrinsik emas tetap tidak perlu dipertanyakan

Bank sentral di dunia sedikit memperlambat pembelian emas pada kuartal kedua tahun 2023, tetapi tren akuisisi secara keseluruhan tetap kuat, menurut Dewan Emas Dunia (World Gold Council).

ADVERTISEMENT

Daftar cadangan emas 2023 dibuat berdasarkan perkiraan terbaru dari Dewan Emas Dunia dan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). Sejumlah negara kemudian diurutkan berdasarkan cadangan emasnya hingga kuartal II 2023.

Berdasarkan temuan, berikut negara-negara dengan cadangan emas terbanyak dunia pada 2023 dari urutan nomor 20:

20. Austria
Cadangan emas tahun 2023 sebesar 279,99 metrik ton
Secara historis, Austria telah memainkan peran penting dalam industri emas, dengan kota pertambangan Rauris yang berkembang pesat pada abad pertengahan. Saat ini, Austria mempertahankan posisi penting dalam cadangan emas global.

Austrian Mint, salah satu produsen koin emas batangan tertua dan terbesar di dunia, kesulitan memenuhi permintaan karena masyarakat mencari tempat berlindung aman menyusul meningkatnya inflasi. Menurut Dewan Emas Dunia, cadangan emas negara tersebut bernilai US$ 17,2 miliar.

19. Spanyol sebanyak 281,58 metrik ton
Sejarah Spanyol dengan emas dapat ditelusuri kembali ke zaman kuno ketika Spanyol mengirimkan emas dalam jumlah besar dari koloninya. Saat ini, Spanyol memiliki cadangan emas besar untuk melindungi gejolak ekonomi. Cadangan emasnya mencapai 281 metrik ton pada 2023, dan produksi emas tahunannya bervariasi antara 1,5-2 metrik ton.

18. Lebanon 286,83 metrik ton
Cadangan emas Lebanon relatif stabil dari tahun 2000 hingga 2023 berkisar 286,83 metrik ton senilai US$ 18,256 miliar, Cadangan ini memiliki potensi untuk mendukung perekonomian negara yang sedang kesulitan itu. Namun, karena tidak adanya infrastruktur pertambangan yang berkembang, ekspor emas skala besar dari Lebanon tidak mungkin dilakukan.

Perlu dicatat bahwa Lebanon adalah salah satu negara yang menerima bantuan luar negeri per kapita terbanyak. Negara ini sedang bergulat dengan tantangan karena situasi yang tidak menentu di negara tetangganya.

17. Inggris Raya 310,29 metrik ton
Memiliki lebih 310 metrik ton emas, Inggris sangat penting dalam pasar logam mulia. Bank of England mengawasi cadangan emas Inggris dalam menerapkan kebijakan moneternya. Sejarah emas Inggris mencakup penjualan sebagian besar cadangannya di akhir tahun 1990-an. Kini, Inggris berfungsi sebagai pusat perdagangan emas global melalui London Bullion Market Association (LBMA) yang menentukan patokan harga emas dunia. Pada tahun 2023, cadangan emas negara ini bernilai US$ 19,076 miliar.

16. Kazakstan 313,53 metrik ton
Kazakhstan, sebagai salah satu negara dengan sumber daya alam terbanyak, memiliki cadangan emas besar. Selama bertahun-tahun, negara ini meningkatkan kepemilikan emasnya untuk meningkatkan ketahanan ekonomi. Tambang emas besar seperti Vasilkovskoe dan Aksu berkontribusi terhadap perekonomian Kazakhstan. Negara ini juga mengimpor emas dari Rusia, Inggris, dan Lituania, dan cadangannya bernilai US$ 19,76 miliar.

15. Arab Saudi 323,07 metrik ton
Arab Saudi, salah satu negara penghasil minyak terbesar di dunia juga memiliki cadangan emas besar. Perusahaan pertambangan Arab Saudi, Ma'aden baru-baru ini mengeksplorasi cadangan emas dengan mengekstraksi 340.000 ons tahun lalu dari enam tambangnya. Dari jumlah tersebut, tambang Ab Duwayhi menyumbang 180.000 ons.

14. Uzbekistan 377,28 metrik ton
Tambang Muruntau di Uzbekistan adalah salah satu tambang emas terbesar di dunia dengan kedalaman 600 m. Dioperasikan oleh Gabungan Pertambangan dan Metalurgi Navoi milik negara, pabrik ini memiliki produksi emas tahunan sekitar 3 juta ons. Cadangan emas negara ini senilai US$ 23 miliar.

13. Portugal 382,63 metrik ton
Secara historis, Portugal mendapatkan emas dari koloninya, seperti Mozambik dan Timor Timur. Kini setelah koloni-koloninya merdeka, negara ini terus memiliki cadangan emas signifikan. Cadangan emas negara ini bernilai US$ 23,5 miliar pada tahun 2023.

12.Taiwan 423,63 metrik ton
Taiwan mempertahankan cadangan emas sebesar 423,63 metrik ton. Bank Sentral Republik Tiongkok (Taiwan) mengawasi cadangan ini. Meskipun Taiwan tidak memiliki banyak tambang emas, posisi strategisnya di Asia Timur telah memfasilitasi perdagangan dan akumulasi emas.

11. Turki 439,75 metrik ton
Struktur geologi Turki yang kaya menjadikannya sebagai produsen dan konsumen emas dunia. Konsumsi emas tahunannya rata-rata 121 metrik ton, dengan konsumsi per kapita 1,42 gram. Tambang, seperti Kisladag dan Ağı Dağı meningkatkan produksi emasnya. Bank Sentral Turki terus meningkatkan cadangan emas, yang mencerminkan kepentingan strategis logam tersebut.

10. Belanda 612,45 metrik ton
Meski bukan pemain utama pertambangan emas global, Belanda memahami peran strategis emas dalam perencanaan ekonomi. De Nederlandsche Bank (DNB) mengelola cadangan ini. DNB memiliki cadangan emas senilai US$ 37,6 miliar pada tahun 2023. Cadangan tersebut disimpan di brankas di seluruh dunia.

9. India 797,44 metrik ton
Meski tidak memiliki tambang emas besar, Reserve Bank of India mengawasi cadangan emas negara tersebut, yang saat ini bernilai US$ 49,02 miliar. India juga menempati peringkat utama salah satu importir emas terbesar secara global. Mereka mengimpor sebagian besar emasnya dari Swiss, UEA, dan Afrika Selatan.

8. Jepang 845,97 metrik ton
Cadangan emas Jepang, yang dikelola oleh Bank of Japan, bernilai US$ 52,01 miliar. Mengingat terbatasnya simpanan dalam negeri, Jepang sebagian besar mengimpor emas dan menempati peringkat ke-40 importir terbesar dunia.

7. Swiss 1.040 metrik ton
Swiss, pusat keuangan dunia, memiliki cadangan emas senilai US$ 66,1 miliar. Dikelola oleh Swiss National Bank, emas ini berfungsi sebagai pilar keuangan.

6. Tiongkok 2.113,46 metrik ton
Tiongkok adalah raksasa di sektor emas. Tambang Jiama dan Zijinshan meningkatkan produksi emasnya. Bank Rakyat Tiongkok terus meningkatkan cadangan emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Penemuan baru-baru ini pada bulan Maret 2023 menambahkan hampir 50 ton senilai US$ 3 miliar ke dalam cadangannya. 

5. Rusia 2329,63 metrik ton
Rusia, produsen emas terbesar kedua di dunia, rata-rata memproduksi sekitar 300 metrik ton setiap tahunnya. Wilayah Oblast Amur, Chukotka, dan Krasnoyarsk memiliki tambang raksasa, seperti Olimpiada, yang memiliki produksi 30,01 juta ons.

4. Prancis 2.436,88 metrik ton
Bernilai US$ 149,8 miliar pada tahun 2023, cadangan emas Prancis mencerminkan perencanaan keuangannya yang cermat. Banque de France mengelola cadangan ini, yang berfungsi sebagai perlindungan terhadap volatilitas ekonomi. Sebagian besar cadangan saat ini diimpor dari Swiss, Spanyol, Italia

3. Italia 2.451,84 metrik ton
Sejarah emas Italia yang kaya terlihat jelas dalam cadangannya, yang dikelola Banca d'Italia. Cadangan emas Italia bernilai US$ 150 miliar, sekaligus menempatkan Italia sebagai eksportir emas dunia.

2. Jerman 3.352,65 metrik ton
Jerman, negara dengan perekonomian terbesar di Eropa, mengelola cadangan emasnya dengan hati-hati untuk melindungi dari inflasi. Deutsche Bundesbank mengawasi cadangan emas negara tersebut dan telah melakukan upaya memulangkan sebagian emasnya dari brankas asing.

1. Amerika Serikat 8.133,46 metrik ton
Amerika Serikat, yang merupakan kekuatan dominan perekonomian global, memiliki cadangan emas terbesar di dunia, yang saat ini bernilai lebih dari US$ 500 miliar. Cadangan ini sebagian besar disimpan di Fort Knox dan Federal Reserve Bank di New York.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon